Inilah 3 Cewek Dengan Ajaibnya Selamat Dari Kecelakaan Pesawat Terbang

BOLAQIUQIU, Berita Akurat – Kecelakaan bisa menimpa siapa saja dan kapan saja, dan itu semua tergantung kepada yang di atas. Namun, 3 cewek ini dengan ajaibnya bisa selamat dari kecelakaan pesawat terbang yang mereka alami di tempat, dan dengan waktu yang berbeda. Keajaiban dari kejadian ini sempat membuat geger di daerah asal mereka masing-masing. Siapakah mereka?

Sailor Gutzler

Pesawat yang Sailor Gutzler (7) naiki bersama dengan ayahnya ( sang pilot ), ibu, kakaknya (9), dan sepupunya (14) jatuh di hutan ketika pesawat terbang dari Florida ke Ilinois pada Jumat 2 Januari 2015.

Lalu, 45 menit setelah kecelakaan itu, Sailor mengetuk rumah seseorang yang berada cukup jauh dari lokasi kecelakaan tersebut. Sailor mengejutkan pemilik rumah itu karena hidung, kaki, dan tangannya berdarah. Dia mengatakan bahwa seluruh keluarganya meninggal, walaupun dia berharap kalau keluarganya hanya sedang tidur.

 Sailor berjalan sendirian melewati pepohonan dan semak belukar yang ada di hutan dalam keadaan tangannya yang patah dan beberapa luka. Kini, Sailor sudah keluar dari rumah sakit. Seluruh keluarganya meninggal dalam kecelakaan, dan keberaniannya menginspirasi warga Illinois, Amerika.

Bahia Bakari

Dalam perjalanan dari Yaman ke Comoros, pesawat yang ditumpangi oleh Bahia Bakari (13) jatuh ke Samudera Hindia. Seluruh penumpang pesawat Yemenia Flight 626 itu meninggal termasuk ibunya.

Sementara itu, Bahia ditemukan oleh tim penyelamat setelah 9 jam terapung berpegangan pada serpihan pesawat. Bahia bahkan tidak menggunakan life jacket. Bahia Bakari yang kini sudah dewasa tinggal bersama dengan ayahnya yang terkadang masih sering menutup diri karena kejadian pada tahun 2009 itu.

Cecilia Cichan

Cecilia Cichan (4) menjadi satu-satunya korban selamat dari kecelakaan jatuhnya pesawat Northwest Airlines Flight 255 dengan rute Detroit ke Phoenix, Amerika. Cecilia ditemukan oleh tim penyelamat, berada di bawah tempat duduknya yang tidak jauh dari tubuh kedua orang tua dan saudara laki-lakinya.

Hingga pada saat ini, Cecilia tidak suka terlalu banyak membicarakan pengalaman yang terjadi pada tahun 1987 ini. Dia merasa hanya terbangun di rumah sakit dan selamat. Sementara, mungkin orang lain sedang berusaha menyelamatkan nyawa mereka masing-masing.

Sumber: CewekBanget.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *