Para Peneliti Belum Menemukan Jawaban 9 Misteri Ini, Apa Sajakah Itu?

BOLAQIUQIU, Berita Akurat – Walaupun telah banyak penemuan yang luar biasa di dunia ini, ada beberapa masalah yang ternyata masih meninggalkan banyak pertanyaan di bidang ilmu pengetahuan. Kompleksitas kehidupan mau tidak mau harus terus digali oleh para peneliti di berbagai bidang. Memang tidak ada yang tahu kapan atau bagaimana misteri-misteri di bidang ilmu pengetahuan dunia ini akan terpecahkan. Namun, inilah 9 misteri tentang dunia yang di antaranya belum ditemukan jawabannya oleh para peneliti.

1. Kenapa secara alami dada wanita itu lebih besar dan menonjol daripada pria?

Dada wanita, sebagaimana yang terjadi juga pada primata betina, hanya berisi susu ketika mereka butuh untuk menyusui bayinya yang baru saja lahir. Namun berbeda dengan hewan, dada wanita tetap terlihat besar walaupun mereka sedang tidak butuh menyusui. Para ahli secara konstan mempertanyakan soal ini.

Banyak ahli biologi bidang evolusi percaya bahwa dada besar itu diperlukan untuk menarik perhatian lawan jenis. Itu juga menjadi penentu untuk pasangan potensial yang akan memiliki anak-anak dari yang akan diasuh oleh wanita yang bersangkutan. Meskipun begitu, para antropologis menyatakan bahwa pemikiran tersebut cukup meragukan karena ada banyak kebudayaan yang menilai bahwa dada wanita tidak terlalu dipandang dari populasi prianya.

2. Kenapa banyak ikan paus mendamparkan diri ke pinggiran pantai?

Orang-orang banyak yang mempertanyakan, kenapa banyak sekali paus dan lumba-lumba yang berakhir terdampar di pinggiran pantai sejak zaman Aristotle, karena terjebak di dalam air yang dangkal, tentunya mereka akan cepat mati. Ada beberapa hipotesis terkait dengan hal ini yang menjelaskan alasannya:

  • Perubahan arah angin membuat plankton mengarah menuju ke pantai, yang menarik hewan-hewan tersebut ke arah itu.
  • Badai matahari memiliki efek kepada para mamalia ini dengan cara yang belum bisa dijelaskan.
  • Serangan dari para predator membuat mereka menghindarinya terlalu jauh.
  • Polusi yang berlebihan di laut dan akhirnya merusak organ auditori ( pendengaran ) para paus dan kemampuan mereka untuk mengontrol arah berenang.

3. Apa itu Star Jelly atau Jelly Bintang itu?

Banyak orang di berbagai belahan dunia menemukan benda aneh yang menyerupai jelly yang entah asalnya dari mana dan tergeletak begitu saja di atas rumput. Ketika dianalisis, jelly tersebut diketahui memiliki jejak bakteria dan DNA cacing, mungkin karena sample yang diambil terlumuri oleh tanah.

Menurut beberapa penjelasan, benda tersebut diproduksi oleh ganggang biru-hijau atau para amfibi. Ada juga yang beranggapan bahwa benda tersebut adalah bentuk baru dari jamur. Belum ada jawaban yang pasti, tetapi untuk sementara waktu, benda ini dinamakan dengan ‘space jelly’ atau jelly luar angkasa karena ada yang menyatakan bahwa benda ini dibawa ke bumi oleh meteorit.

4. Bagaimana hexagona raksasa bisa terbentuk di Planet Saturnus?

Salah satu fenomenal atmosfer yang paling mencengangkan di Planet Saturnus adalah formasi awan heksagonal sepanjang 25.000 km dalam diameter. Fenomena ini menunjukkan sistem badai yang sangat tidak biasa. Terlepas dari kemampuan para peneliti untuk membuat model sistem ini di dalam laboratorium, mereka masih belum mengerti kenapa bentuknya bisa begitu indah dan bertahan dalam waktu yang sangat lama.

5. Akankah kita bisa bercakap-cakap dengan robot pada nantinya?

Kecerdasan buatan pada saat ini memang secara konstan berkembang, tetapi apakah itu akan mencapai kondisi dimana mereka akan berinteraksi sepenuhnya secara bebas, masih belum diketahui. Pada saat ini, segala usaha untuk mengajarkan komputer agar bisa berdebat dengan manusia selalu saja gagal.

6. Dari mana asal kehidupan pada awalnya?

Dewasa ini, teori predominan yang menjelaskan asal muasal kehidupan adalah teori yang berpendapat bahwa kehidupan baru dari senyawa non-organik yang diproduksi oleh proses kimia dan fisika. Namun, para peneliti masih belum bisa menjelaskan batasan yang menentukan benda mati dengan makhluk hidup.

Para peneliti juga belum tahu, bagaimana molekul bisa memiliki kemampuan untuk meneruskan informasi genetis. Tentunya, ini akan menjadi perdebatan yang panjang jika dikaitkan dengan agama, karena mengingat bahwa para peneliti dunia juga pada umumnya berusaha untuk tidak mengaitkan sains dengan agama. Jika sudah membahas agama, asal muasal kehidupan semuanya sudah dijelaskan secara pasti sesuai dengan masing-masing ajarannya.

7. Apakah benar bahwa sebagian besar hewan dapat memprediksi terjadinya gempa bumi?

Kelakuan aneh yang ditunjukkan oleh banyak hewan peliharaan sebelum terjadinya bencana alam itu sudah diobservasi sejak zaman Yunani kuno. Untuk menjelaskan fakta ini, para peneliti mengaku bahwa hal tersebut masih di luar jangkauan mereka. Para peneliti mengatakan bahwa sangat susah untuk menginvestigasi sesuatu dengan eksperimen yang harus melibatkan bencana alam karena bencana alam tidak bisa direncanakan ataupun dibuat. Tidak ada yang tahu pasti kapan akan terjadi.

Pendapat yang beredar adalah partikel yang bertubrukan satu sama lain mencuat ke udara sebelum terjadinya gempa bumi. Hal tersebut yang membuat para hewan bereaksi. Namun, anggapan ini masih bisa disanggah dengan berbagai teori lain.

8. Apa sih bagian yang gelap di Planet Mars itu?

Para peneliti khusus Planet Mars baru mengumumkan bahwa bagian gelap ( bentuk garis ) yang kadang tampak di permukaan planet tersebut kemungkinan disebabkan oleh aliran periodik dari air. Pendapat tersebut didukung dengan fakta bahwa bagian gelap tersebut muncul di lokasi yang terlihat seperti turunan di planet tersebut selama musim semi.

Bagian gelap tersebut hilang ketika musim berubah menjadi musim dongin dan gambar tersebut berubah sama setiap tahunnya di area yang sama. Bagaimana ini semua terjadi, masih menjadi pertanyaan besar untuk para peneliti. Meskipun begitu, beberapa ahli telah menekankan bahwa kemungkinan itu disebabkan oleh keberadaan air.

9. Dari mana asalnya kaum Sumeria dan bahasa apa yang mereka gunakan dalam berkomunikasi?

Peradaban inilah yang menjadi kiblat budaya dari Babylonia dan Asiria. Para penduduk peradaban Sumeria adalah perintis dari berbagai banyak bidang, termasuk astronomi dan fisika. Bahkan sampai hari ini, asal muasal peradaban ini masih menjadi misteri yang susah dipecahkan oleh para peneliti. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menemukan hubungan Bahasa Sumeria dengan lainnya, tetapi hasilnya nihil.

Itu karena penulisan ala Sumaria hanya diterjemahkan melalui Bahasa Akkadia, yang benar-benar berbeda. Literaturnya diketahui sebagai yang paling berbeda di antara semua bahasa yang diketahui di dunia.

 

Sumber: IDN Times

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *