Perhatikan Ini Jika Kamu Bawa Uang Rp 1 Miliar ke Luar Negeri

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

BOLAQIUQIU, Berita Akurat – Bank Indonesia baru saja menerbitkan ketentuan mengenai pembawaan uang kertas asing ( UKA ) ke dalam dan ke luar daerah pabean Indonesia. Aturan itu tertulis dalam Peraturan Bank Indonesia ( P81 ) No. 19/7/PBI/2017 tanggal 5 Mei 2017.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Devisa Bank Indonesia Budianto mengatakan, dalam aturan ini, masyarakat yang akan membawa dana keluar masuk di atas Rp 1 miliar harus memperoleh izin khusus. Hal ini dilakukan agar Bank Indonesia dapat mengelola arus uang kertas asing.

“Paling sedikit Rp 1 miliar hanya boleh melalui badan yang berizin, perusahaan yang telah berizin juga diperbolehkan,” tuturnya di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin 15 Mei 2017. Adapun badan berizin yang dimaksud diantaranya adalah Bank dan penyelenggara Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing ¬†( KUPVA ), bukan bank yang telah memperoleh izin dan persetujuan dari Bank Indonesia untuk melakukan pembawaan UKA.

“Ini karena tingginya uang kertas asing lintas batas tetapi belum ada instrumen untuk mengawasi uang kertas asing. Maka, ini akan mendukung sistem moneter,” jelasnya.

Di samping Badan Berizin, Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Rupiah ( PJPUR ) yang telah memenuhi persyaratan dan terdaftar di Bank Indonesia dapat melakukan pembawaan UKA lintas batas, namin hanya sebatas sebagai penerima perintah ( transporter ) dari Badan Berizin.

 

Sumber: OkeZone.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *