Hentikan 5 Kebiasaan Buruk Men-charge Smartphone

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

BOLAQIUQIU, Berita Akurat – Smartphone memiliki segudang kepintaran dibandingkan dengan ponsel dasar yang biasa hanya digunakan untuk menelepon dan SMS.

Berkat kepintaran tersebut, smartphone lebih rakus memakan daya dari baterai. Smartphone paling banter hanya bertahan 1 hari dan harus dicharge kembali, berbeda dengan ponsel dasar yang cukup dicharge seminggu sekali.

Karena intensitas pemakaian dan sering dicharge membuat baterai smartphone bekerja lebih keras. Untuk itu, pengguna harus tepat dalam merawat baterainya agar lebih tahan lama.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

Inilah 5 kebiasaan buruk dalam men-charge smartphone yang harus kita hentikan.

 

Wajib Mengurangi Charge memakai Power Bank

Perangkat batera portable ( PowerBank ) sering sekali menjadi penyelamat pada saat baterai smartphone sekarat.

Namun, banyak pengguna yang sering kali mengisi daya melalui powerbank meskipun tidak sedang darurat dan sebenarnya memungkinkan menggunakan perangkat charger.

Hentikan kebiasaan men-charge smartphone seperti itu. Keseringan menggunakan powerbank bisa membuat daya tahan baterai smartphone kamu berkurang.

Tidak seperti charger via listrik, powerbank tidak sepenuhnya mengalirkan daya yang stabil dan sesuai spesifikasi smartphone. Ditambah lagi dengan banyak beredarnya powerbank dengan kualitas yang rendah.

 

Men-charge smartphone menggunakan laptop atau PC melalui kabel data

Seperti powerbank, arus listrik dari komputer tidak dirancang untuk mengisi daya smartphone sesuai standar. Jadi, mulai sekarang, hanya gunakan powerbank dan komputer jika benar-benar dalam keadaan yang darurat.

 

Hentikan Memakai Charger Sembarangan

Perangkat charger smartphone dan tablet Android memiliki bentuk yang seragam sehingga sering dipakai bergantian untuk semua perangkat.

Padahal, setiap perangkat memiliki charger dengan spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan jenis perangkat dan kapasitas baterainya.

Charger perangkat tablet biasanya memiliki ukuran ampere yang lebih besar, dan charger yang tidak sesuai dengan spesifikasi secara perlahan akan mengurangi kinerja baterai smartphone.

Jadi, mulai sekarang jangan memakai charger tablet untuk mengisi baterai smartphone. Gunakan charger orisinil atau sesuai dengan spesifikasi standar smartphone kita.

 

Membiarkan Baterai Kosong Terlalu Lama

Membiarkan baterai benar-benar kosong lebih tidak baik lagi. Jika sering seperti ini, maka ketahanan baterai pun akan perlahan menurun.

Alasannya, jika baterai benar-benar dalam keadaan kosong, sel baterai akan “tidur”.

Jika tidak cepat-cepat “dibangunkan”, kemungkinan terburuknya adalah sel tersebut akan kehilangan kemampuan untuk menyerap daya dari alat pengisian.

Pengisian daya terbaik, berdasarkan sejumlah riset, saat baterai berada di bawah angka 40% pada kisaran 15 sampai 35 %.

 

Hentikan Men-charge Semalaman

Men-charge terus smartphone yang sudah penuh dalam waktu lama tidaklah baik. Yang sering dilakukan adalah men-charge ponsel semalaman.

Smartphone terkini memang sudah dilengkapi dengan fitur overharge protection yang menjaga baterai berhenti diisi pada saat penuh. Namun, beberapa riset menyebutkan bahwa baterai bisa terjaga kualitasnya jika diisi tidak sampai penuh 100 %, cukup sampai 80-90 %.

 

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *