Polisi Memeriksa Bos Restoran Terkait Dengan Kasus 1 Ton Sabu

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Polisi memeriksa pemilik sebuah restoran di Anyer yang diduga terlibat penyelundupan 1 ton sabu asal China.

“Masih kami amankan, masih kamu dalami bagaimana hubungan yang bersangkutan dengan 4 tersangka,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nico Afinta di Jakarta, Jumat 14 July 2017.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

Nico mengatakan dari keterangan sementara, pemilik restoran yang belum diketahui namanya itu hanya mengaku didatangi pelaku.

Namun, kata Nico, dia diperiksa karena kerap berkomunikasi dengan pelaku penyelundupan.

“Karena selama 1 setengah bulan, mereka beberapa kali berhenti di restoran itu dan berbicara dengan yang bersangkutan. Nanti akan kami cek ya yang ada di dirinya,” kata Nico.

Kemarin, polisi menangkap sejumlah warga Taiwan yang menyelundupkan sabu seberat 1 ton asal China di dermaga bekas Hotel Mandalika, Anyer, Banten.

Seorang penyelundup bernama Lin Ming Hui ditembak mati polisi. Sedangkan 2 orang lainnya, Chen Wei Cyuan dan Liao Guan Yu.

Kata Nico, hari ini, polisi menangkap 1 tersangka lainnya yang sempat kabur, bernama Hsu Yung Li. Dia ditangkap pada saat mencoba melarikan diri dengan bus pariwisata di Cilegon.

“Polda Banten berhasil menangkap tersangka pada pukul 16.30 WIB pada saat dia ingin menaiki bus,”  kata Nico.

 

Sumber: CNN Indonesia

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *