Fadli Zon Curiga Bahwa Pemerintah Berniat Menjegal Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai bahwa keinginan pemerintah yang ingin menetapkan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20-25% hanya memunculkan calon tunggal. Dia menduga pemerintah bernuat untuk menjegal Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berencana maju kembali pada saat Pilpres 2019.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

“Jangan ini dijadikan alat untuk menjegal Pak Prabowo. Menurut saya yang ada sekarang itu pemerintah sedang berusaha untuk menjegal Pak Prabowo untuk menjadi calon dan ini tidak masuk akal,” kata Fadli Zon di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 17 July 2017.

Fadli Zon menyatakan, dugaannya ini bukan tanpa alasan. Sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra, dia melihat gelagat pemerintah bersikeras untuk menetapkan presidential threshold sesuai keinginannya karena telah berhitung koalisi partai di pemerintahan.

Apalagi ditambahkan olehnya, basis pencalonan Pemilu 2019 dilakukan berdasarkan data suara pemilu sebelumnya.

“Masalahnya mereka memakai threshold yang lama, yang sudah basi. Pemilu 2014 yang sudah dipakai, Pilpres 2014. Secara logika akal sehat sudah tidak masuk akal. Kecuali dia tidak serentak,” ujarnya.

 

Sumber: Viva.co.id

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *