Sandiaga Uno Klarifikasi Syarat Rumah DP 0 %, Ternyata Maksudnya Bukan Gaji Rp 7 Juta

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Keraguan muncul terhadap program pembiayaan rumah dengan uang muka atau Down Payment 0% yang diagungkan oleh Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada saat kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.

Terlebih, setelah munculnya angka penghasilan minimal Rp 7 juta.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, menyikapi santai polemik yang terjadi di masyarakat soal program rumah DP 0 % tersebut.

“Ini jadi diskursus yng sangat sagat, bahwa sekarang tidak lagi bicara ini tidak mungkin, ini tidak mungkin, ini tidak mungkin,”  kata Sandiaga Uno di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta Selatan, Minggu 17 Juli 2017.

Selama ini, menurut dia, banyak orang menganggap bahwa program tersebut hanya bisa dinikmati oleh warga DKI Jakarta yang berpenghasilan Rp 7 juta.

Sandiaga Uno menegasjakn bahwa pemahaman tersebut tidak benar.

Seperti yang dijabarkan dalam sistem jakartamajubersama.com , gaji Rp 7 juta, yang dihitung adalah penghasilan total rumah tangga.

“Perlu dibaca adalah penghasilan rumah tangga Diskursusnya nanti lihat, yang kerja suami-istri, mungkin anaknya sudah bekerja,”  katanya.

Di lembar penjelasan “Program Hunian Terjangkau dan DP 0 Rupiah Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diunduh dari situs resmi pasangan tersebut, pada bagian yang menjelaskan soal target penerima manfaat program, tertulis:

“Warga kelas menengah ke bawah, dengan penghasilan total rumah tangga sampai sekitar Rp 7 juta/bulan dan belum memiliki properti sendiri.”

Dijelaskan juga bahwa prioritas pertama yang menjadi sasaran program adalah warga yang telah menjadi warga DKI Jakarta dalam jangka waktu tertentu.

Syarat tersebut untuk menghindari adanya “warga DKI Jakarta dadakan” untuk menikmati program tersebut.

Properti dalam program ini berbentuk hunian vertikan sederhana subsidi pemerintah dengan harga sekitar Rp 350 juta.

Sandiaga Uno menegaskan bahwa dirinya tidak akan lari dari janji-janjinya pada saat kampanye, termasuk soal rumah DP 0%.

“Intinya kami tidak akan lari dari apa yang sudah kami canangkan pas kampanye kemarin, ini sudah menjadi janji kampanye dan tinggal terealisasi,” katanya.

 

Sumber: TribunNews

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *