Gubernur Guam: Ancaman Rudal Simbol Ketakutan Korea Utara

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Gubernur Guam, Eddie Calvo, menganggap ancaman Korea Utara untuk menyerang wilayah pimpinannya dengan rudal merupakan simbol ketakutan Pyongyang.

Hal ini disampaikan Calvo setelah melihat perubahan perilaku Korea Utara. Menurut Calvo, Korea Utara sebelumnya tidak pernah mengumumkan rencana serangan atau uji coba rudal mereka.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

“Mereka ingin tidak bisa ditebak. Mereka akan meluncurkan rudal ketika semua orang sedang tidak siap dan mereka berulang kali melakukan itu,” ujar Calvo, Kamis 10 Agustus 2017.

Namun kini, kata Calvo, Korea Utara justru mengumumkan detail rencana serangannya ke wilayah kekuasaan Amerika Serikat di Pasifik itu melalui kantor berita KCNA.

“Mereka sekarang mengumumkan rencana serangan mereka, yang berarti mereka tidak ingin disalahartikan. Saya pikir, itu merupakan sikap ketakutan,” tuturnya.

Calvo mengakui, ada ketakutan di tengah publik di Guam. Namun, mereka tidak panik karena otoritas “sangat yakin” bahwa wilayahnya tidak perlu meningkatkan situasi keamanan.

“Sudah ada payung pertahanan di Korea Selatan, Jepang, ada pula aset angkatan laut di antara Korea, Jepang, dan Guam. Ada pula sistem pertahanan rudal di Guam. Pada saat ini, tidak perlu khawatir dan menaikkan tingkat ancaman keamanan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Jepang, Itsunori Onodera, juga mengatakan bahwa Tokyo dapat secara legal menembak rudal Korea Utara jika benar akan melintasi teritorial negaranya sebelum mencapai Guam.

Pernyataan ini dilontarkan setelah Korea Utara membeberkan garis besar rencana serangan rudal mereka ke Guam yang akan dibahas lebih jauh pada pertengahan Agustus.

“Rudal Hwasong-12 akan diluncurkan oleh KPA (Tentara Rakyat Korea) dan akan melintasi langit Shimane, Hiroshima, dan Koichi di Jepang. Rudal itu akan melesat sejauh 3.356,7 kilometer selama 1.065 detik dan menghantam perairan sejauh 30 sampai 30 kilometer dari Guam,” tulis KCNA.

Jepang sendiri sudah berulang kali mendesak Korea Utara untuk menghentikan provokasinya yang tidak dapat ditoleransi, terutama setelah Pyongyang melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) 2 pekan lalu.

Korea Utara sudah mulai menggencarkan ancaman rudalnya sejak awal 2017, dengan pidato awal tahun Kim Jong-un yang berisi tekadnya untuk mengembangkan program ICBM.

 

Sumber: CNN Indonesia

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *