PM Australia Menentang Ancaman Donald Trump Untuk Korea Utara

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull tidak setuju dengan ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang bersumpah akan memberikan “api dan kemarahan” untuk Korea Utara jika terus mengusik Amerika Serikat.

Turnbull mengatakan satu-satunya cara untuk menangani Korea Utara adalah dengan menggunakan “tekanan ekonomi maksimum” dan dia menyambut baik sanksi “baru dan keras” dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa belum lama ini.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

Dia mengatakan Australia akan mengimplementasikan sanksi tersebut beserta langkah-langkah lain yang diperlukan untuk menekan Korea Utara.

Bill English, Perdana Menteri Selandia Baru, bahkan menyebut komentar Donald Trump “tidak membantu.”

“Saya rasa komentar-komentar itu tidak membantu di tengah lingkungan yang sangat tegang,” ujarnya kepada media setempat, Rabu 9 Agustus 2017.

Donald Trump melontarkan peringatan kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Selasa pada saat sesi berfoto di Klub Golf nasional di Bedminster, New Jersey.

“Korea Utara sebaiknya tidak lagi membuat ancaman kepada Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi api dan kemarahan yang belum pernah terjadi di dunia,” kata Donald Trump.

“Ancamannya Kim Jong Un sudah melebihi batas normal untuk Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi api, kemarahan dan kekuatan besar yang tidak pernah terjadi di dunia.”

Sejumlah pakar menyebut retorika agresif Donald Trump bisa memberikan dampak buruk kepada Amerika Serikat. Hal itu bisa membuat Kim Jong Un semakin yakin bahwa rezimnya terancam dan memicunya melakukan serangan terlebih dahulu.

“Sangat bahaya dan ceroboh dan kontra-produktif Donald Trump mengancam akan memusnahkan Korea Utara,” kata Daryl Kimball, kepala Arms Control Association di Washington.

“Yang kita butuhkan adalah dialog untuk mengurangin tensi dan menghindari miskalkulasi yang bisa berujung bencana. Kita saat ini sedang menuju ke arah konflik dan kita harus menghindari hal tersebut.”

 

Sumber: CNN Indonesia

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *