Bos Snapchat Himbau Karyawan Untuk Tidak Perlu Khawatir Soal Facebook

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Chief Executive Officer (CEO) Snap, Evan Spiegel, menyatakan agar para karyawan tidak perlu khawatir dengan kompetitor, khususnya Facebook dan Instagram. Pernyataan ini merupakan respon Spiegel atas sejumlah pernyataan yang diajukan para karyawannya pada awal 2017.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook dan sejumlah produknya berulang kali meniru fitur yang dimiliki Snapchat (layanan milik Snap). Hal ini memunculkan kekhawatiran langkah “keluarga besar” Facebook itu akan menghambat pertumbuhan Snapchat.

Spiegel menegaskan, Snapchat tidak perlu khawatir dengan para kompetitornya. Dia menjelaskan, para karyawan tidak usah memikirkan tentang persaingan dan sebaiknya fokus kepada cara untuk menghasilkan berbagai inovasi dan produk terbaik.

Sebelumnya, Evan Spiegel dalam sesi Q&A dan obrolan dengan para karyawannya, menjelaskan kemampuan untuk tumbuh dan sukses sebagai sebuah perusahaan dengan meniru usaha Facebook merupakan hal yang tidak menguntungkan. Sayangnya, kata Spiegel, orang-orang sering beranggapan sebaliknya.

Suami Miranda Kerr itu menekankan orang-orang menggunakan berbagai produk berbeda untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pernyataannya itu menyiratkan jejaring sosial seperti Snapchat dan Instagram dapat hidup berdampingan dengan damai.

Persaingan antara Snapchat dan Facebook grup sudah diketahui oleh banyak orang. Setelah gagal mengakuisisi Snapchat, Facebook meluncurkan sejumlah fitur yang mirip dengan layanan tersebut.

Spiegel yang dikenal sebagai sosok yang irit berbicara, pernah menyinggung soal langkah Facebook tersebut beberapa bulan lalu.

“Pada akhirnya, hanya karena Yahoo memiliki sebuah kotak pencarian, bukan berarti perusahaan itu adalah Google,” tuturnya kala itu seperti dilansir Business Insider, Kamis 10 Agustus 2017.

 

Sumber: Liputan6

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *