Ditahan, Anggota TNI Yang Memukul Polisi Juga Diborgol Dan Dirantai

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Sersan Dua Wira Sinaga ditahan Detasemen Polisi Militer Pekanbaru setelah perbuatannya menempeleng anggota polisi lalu lintas. Tidak hanya ditahan, Serda Wira juga diborgol dan kakinya diikat rantai.

 

Ayo Join di BOLAQIUQIU, Situs Betting Online Terpercaya di Indonesia yang memakai sistem terbaru sehingga memudahkan anda untuk bermain dan bertransaksi. Dengan 1 ID, anda bisa menikmati 7 permainan yang kami sediakan dengan minimal Deposit & Withdraw Rp 30.000 dan BOLAQIUQIU juga mempunyai Promo Bonus Rp 5.000 setiap melakukan Deposit minimal Rp 50.000 setiap hari! ( Berlaku 1x sehari dan tidak berlaku kelipatan )

 

“Penahanan ini dilakukan karena yang bersangkutan (Serda Wira) memukul anggota Polantas seperti dalam video itu,” ujar Komandan Korem 031 Wirabima Pekanbaru Brigjen Nurendi di depan ruang tahanan Denpom, Jumat 11 Agustus 2017.

Karim memastikan akan penindakan anak buahnya yang menempeleng kepala Polantas Bripda Yoga Vernando. Kedua tangannya diborgol, dan kakinya dirantai dalam ruang tahanan Denpom di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan kantor Polresta Pekanbaru.

“Kita tidak akan melindungi anggota yang melanggar disiplin dan merusak nama baik TNI AD. Pasti akan diproses,” kata Karim.

Karim meminta maaf atas insiden anak buahnya yang menempeleng kepala anggota polisi lalu lintas yang sedang bertugas. Pemukulan itu terjadi di tengah Jalan Raya Sudirman Kota Pekanbaru, Kamis 10 Agustus 2017.

“Kami semua TNI AD mengaturkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Polri, khususnya jajaran Polda Riau,” ujar Karim.

Karim menyesalkan peristiwa yang dilakukan anggotanya terhadap Bripda Yoga itu. Pada saat itu, Yoga melintas di jalan dan melihat Serda WS tidak menggunakan helm serta sepeda motor yang tidak standar aturan lalu lintas.

Tidak senang dilihat, Serda WS berhenti dan mengejar Bripda Yoga Vernando lalu memukuli helm yang digunakannya. Bahkan, WS kembali menendang sepeda motor yang dikendarai Yoga dan berniat kembali menyerangnya. Masyarakat yang melihat pun tidak ada yang berani melerai.

Karim menyebutkan, atas tindakan tersebut, Serda WS langsung ditahan Detasemen Polisi Militer Kota Pekanbaru. Aksi pemukulan tersebut direkan sejumlah masyarakat yang kebetulan berada di lokasi serta pengendara yang melintas.

Dalam video, WS terlihat tidak mengenakan helm dan memakai seragam TNI AD lengkap. Pada saat ini, video tersebut telah menyebar luas dan viral di berbagai sosial media Indonesia.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia kepada yang menonton video itu,” kata Karim.

 

Sumber: Merdeka.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *