Kisah Pemuda Lulusan Sekolah Penerbangan Ini Tragis, Buang Karier Demi ISIS

oleh

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Siapa yang tidak terpukul jika anak kesayangan yang dididik dengan baik, hidupnya harus berakhir secara mengenaskan. Tidak ada orangtua di dunia ini yang mengharapkan hal seperti itu terjadi. Namun, polemik ideologi dan lingkungan yang terlalu kuat mengubah harapan orangtua akan masa depan indah untuk anaknya.

 

 

Hal itulah yang dialami oleh Sri Eny Windarti. Ibu ini harus rela menelan pil pahit mendengar kabar kematian anak tersayangnya. Kala itu, dia menerima sebuah pesan visual dari seseorang yang tidak dikenal. Pesan tersebut berupa gambar jasad anaknya yang tidak lagi hangat.

Yoki Pratama Windyarto, harus mati di usia 21 tahun di medan perang. Yang paling membuat dadanya sesak, ia meninggal sebagai anggota gerakan Negara Islam Irak dan Suriah atau biasa dikenal dengan nama ISIS.

Sontak, pesan ini membuat beberapa keluarga histeris. Pasalnya, gambar yang dikirim sangatlah jelas menggambarkan jasad Yoki dengan darah yang menggenang di tempurung kepalanya.

Pihak keluarga sangat yakin bahwa benar Yoki yang ada di dalam gambar tersebut. Anggota keluarga berharap bahwa foto tersebut merupakan gambar hoax, namun kemungkinan itu sangatlah minim. “Jika dilogika, itu tidak mungkin,” jelas Anto Kuswanto, paman Yoki.


Yoki adalah lulusan sekolah penerbangan Indonesia tahun 2016. Dia merupakan pribadi yang cerdas. Selepas lulus, dia pun sempat bekerja di Garuda Indinesia. Karir yang cemerlang tidak lantas mengalihkannya dari paham dan ideologi ekstrim.

Kecenderungan ini sebenarnya telah lama terdeteksi. Yoki pernah mengungkapkan pandangan tentang wanita yang tidak boleh bekerja. Namun, pandangan semacam ini tidak lantas membuat keluarga lebih awal menyadari potensi Yoki untuk bergabung dengan ISIS.

Yoki ternyata telah bergabung dalam organisasi ekstrem sejak tahun 2015. Pada kala itu, dia tergabung dalam organisasi Al Hawariyun. Bersama organisasi ini, dia berlatih militer. Organisasi ini pun memang diduga mempunyai kedekatan dengan kelompok ISIS yang bertempur di Marawi, Filipina. Ada 30 orang lain yang juga direkrut untuk pergi berperang.

Yoki diwisuda pada 8 September 2016 dari Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten. Selepas itu, dia diterima bekerja di PT GMF AeroAsia sejak 26 Desember 2016. Sang ibu mengaku terakhir bertemu dengan Yoki pada pertengahan bulan Februari 2017 pada saat sedang sakit cacar.

“Pada saat itu, dia sakit cacar dan dirawat di rumah pakdenya di Bekasi. Waktu kami tengok, tidak ada perubahan perilaku, cuma rambutnya saja yang sedikit panjang,” katanya.

Yoki Pratama Windyarto merupakan salah seorang dari 7 warga negara Indonesia yang menjadi buron Kepolisian Filipina karena diduga terlibat dalam penyerangan Kota Marawi. Pria kelahiran Banjarnegara, 17 September 1995, itu diketahui berangkat ke Filipina pada tanggal 4 Maret 2017 dengan paspor nomor B 5743781.

Masyarakat Indonesia memang sangat rawan tergabung dalam ISIS, khususnya cabang Filipina. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi geografis Indonesia yang cukup dekat dengan Filipina. Selain itu, kelompok gerakan Islam ekstrem Indonesia memang sudah dekat dengan Marawi sejak tahun 1990. Bahkan, Marawi menjadi salah satu markas latihan militer kelompok ekstrim ini pada tahun 2000-an.

Ansyaad Mbai, Mantan Kepala Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan di Indonesia juga mengungkapkan kedekatan itu. “Semua pasukan jihad Indonesia sangat kenal dengan tempat itu,”  jelasnya.

Polemik gerakan ISIS semakin meresahkan, mengingat kelompok terpelajar justru yang berpotensi termakan ideologi ekstrem ini. Salah satu militan yang terkenal di Filipina, Mahmud Ahmad, merupakan sosok yang berpendidikan. Dia pernah menjadi dosen hukum islam di Malaysia. Dia pula yang membantu Yogi pergi ke Marawi.

 

Sumber: Brilio

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *