Penghuni 31 Unit Rusun Harus Angkat Kaki Per 23 Agustus Karena Menunggak Bayar Sewa

oleh

Berita Akurat Terpercaya, BERITAAKURAT – Puluhan penghuni rumah susun sederhana sewa (rusunrawa) di Jakarta harus mengosongkan unit huniannya karena menunggak pembayaran sewa. Mereka bukanlah warga terdampak relokasi.

 

 

“Jadi, ada 31 unit hunian rusunawa umum, artinya penghuninya bukan warga relokasi, yang harus mengosongkan unit huniannya per 23 Agustus 2017 lalu,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan, Selasa 5 September 2017.

Dia mengatakan, pengosongan paksa unit harian tersebut dolakukan setelah melalui beberapa tahapan.

Pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman DKI Jakarta telah menerbitkan surat teguran pertama, kedua dan ketiga untuk warga yang menunggak selama minimal 6 bulan tersebut.

Agustino mengatakan, saat itu ada 925 pemilik rusun yang diberikan ST I, kemudian meningkat menjadi 1.006 penghuni yang diberi ST II.

“Jika ST I dan ST II ini tidak diindahkan, maka akan dilakukan penyegelan selama 7x24jam. Di Jakarta, ada 805 unit rusunawa yang harus disegel,” kata dia.

Menurut dia, apabila setelah masa penyegelan penghuni tidak juga mempunyai itikad baik untuk melunasi tunggakannya, akan diterbitkan surat peringatan pertama (SP 1) kemudian surat peringatan kedua (SP 2) tiga hari setelahnya.

“Di Jakarta, ada sebanyak 334 unit rusun yang sampai tahap SP I dan 35 rusun yang sampai pada tahap SP II,” ucapnya.

Agustino menambahkan, ketika batas waktu peringatan telah berakhir dan penghuni tidak juga mengindahkannya, barulah unit pengelola rumah susun (UPRS) melakukan upaya pengosongan paksa.

 

Sumber: Kompas.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

 

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

 

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *