Tiba Di Korea Selatan, Donald Trump Terima Reaksi Yang Beragam

Berita Akurat TerpercayaBerita Akurat – Tidak hanya disambut, rupanya ada juga yang tidak senang dengan kedatangan Presiden Amerika Donald Trump.

 

 

Kemarin, 7 November 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginjakkan kakinya di Korea Selatan. Dengan agenda pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae In, Donald Trump datang dengan maksud membicarakan mengenai Korea Utara dan hal lainnya.

Donald Trump yang datang bersama dengan sang istri Melania, disambut cukup besar-besaran tadi pagi. Meskipun begitu, rupanya ada juga yang tidak senang dengan kedatangan Presiden Amerika Serikat ini.

Pada pukul 11 pagi tadi, sebuah grup bernama “Collective Action for No Trump” melakukan gerakan hanya 100 meter dari Cheong Wa Dae, istana kepresidenan Korea Selatan. Gerakan ini meminta agar Presiden Amerika tidak datang untuk membicarakan mengenai hal-hal yang mampu memercik api diantara hubungan Korea Selatan dan Korea Utara.

Menurut grup ini, pernyataan Donald Trump tentang serangan militer terhadap Korea Utara bisa saja menambah kemungkinan datangnya perang kembali antara negara bersaudara Korea.

Gerakan yang diadakan dekat daerah pertemuan antara Donald Trump dan Moon Jae In ini diikuti lebih dari 220 orang. Mereka melakukan protes dengan membawa banner bertuliskan “TRUMP, NOT WELCOMED” dan “SAY NO TO WAR”.

Pada sore hari, gerakan berpindah ke Gwanghwamun Square untuk melakukan aksi menyalakan lilin sebagai tanda perdamaian. Pada rencana awal, grup ini berencana untuk melakukan protes di depan hotel yang akan disinggahi oleh Donald Trump, namun hal tersebut tertahan oleh polisi atas dasar keamanan.

Di sisi lain, Donald Trump juga memiliki kelompok pendukungnya. Meskipun dengan jumlah lebih sedikit, grup yang banyak diisi oleh orang-orang tua ini mencoba menunjukkan dukungannya kepada Presiden Amerika Serikat. Hal tersebut dilakukan dengan berkumpul di dekat Cheong Wa Dae dan Gwanghwamun Square sambil membawa bendera Amerika Serikat.

Gerakan ini meminta diadakannya kerja sama antara Korea-Amerika serta perlindungan Amerika untuk Korea Selatan dari gerakan militer Korea Utara.

Esok hari, Rabu 8 November 2017, Presiden Donald Trump dijadwalkan untuk menyampaikan pidatonya di depan Majelis Nasional.

 

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *