KPK Tidak Hadir, Praperadilan Setya Novanto Ditunda Pekan Depan

oleh

Berita Akurat Terpercaya, Berita Akurat – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR Setya Novanto. Hakim tunggal Kusno memutus menunda sidang karena ketidakhadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

 

Menurut pantauan, sidang perdana praperadilan tersebut baru dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dari jadwal semula pada pukul 10.00 WIB. Tidak terlihat satu pun perwakilan KPK hadir di ruang sidang praperadilan.

Dalam surat keterangan yang diterima PN Jaksel tertanggal 28 November 2017, KPK selaku termohon mengajukan penundaan sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto minimal tiga minggu tehitung sejak sidang perdana digelar.

KPK beralasan penundaan dilakukan karena masih berusaha mengumpulkan berkas administrasi. KPK juga beralasan masih perlu melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menghadapi praperadilan.

“Kami mohon hakim PN Jakarta Selatan dapat menunda sidang praperadilan minimal tiga minggu ke depan,” ujar hakim tunggal praperadilan PN Jaksel Kusno membacakan surat yang dikirim KPK di ruang sidang PN Jaksel, Jakarta, Kamis 30 November 2017.

Menanggapi hal itu, pengacara Setya Novanto, Ketut Mulya Arsana meminta Hakim menolak permintaan KPK. Ia berharap KPK hanya menunda sidang selama 3 hari.

Ia beralasan, putusan sidang praperadilan harus dikeluarkan selambatnya tujuh hari sebagaimana diatur dalam KUHAP. Permintaan penolakan itu diklaim sebagai upaya melindung HAM Setya Novanto selaku pemohon praperadilan.

“Pengunduran yang diajukan termohon sangat bertentangan dengan asas peradilan. Sehingga tidak ada dasar untuk dikabulkan,” ujar Ketut.

Ketut juga menilai, ada unsur kesengajaan di balik permohonan penundaan yang diajukan KPK. Ia menilai, tidak beritikad baik dan melakukan unfairness procedure terhadap Setya Novanto. Padahal, ia menyebut, praperadilan hanya menguji keabsahan penetapan tersangka, bukan pada pokok perkara.

“Tidak ada alasan kemudian menyatakan tidak atau belum siap menghadapi sidang praperdilan ini,” ujarnya.

Merespon tanggapan termohon dan pemohon, Hakim Kusno memutuskan, sidang ditunda hingga 7 Desember 2017 pukul 09.00 WIB di PN Jaksel. Jadwal penundaan itu dilakukan karena penetapan sidang sudah dilakukan sejak 15 hari lalu.

“Sidang ini saya tunda Kamis yang akan datang,” ujar Kusno.

Kusno juga memerintahkan juru sita PN Jaksel memberitahukan keputusan tersebut kepada KPK. Hal itu dilakukan agar KPK bisa segera memperbaiki beberapa hal yang dijadikan alasan memohon penundaan.

“Saya perintahkan juru sita hari ini juga memberitahukan kepada termohon agar persidangan yang akan datang sudah siap,” ujarnya.

 

Sumber: CNN Indonesia

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *