Berkas Setya Novanto Dilimpahkan, Fredrich Yunadi Serang KPK Lagi

oleh

Berita Akurat Terpercaya, Berita Akurat – Fredrich Yunadi, salah satu pengacara Setya Novanto menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melecehkan hukum dan merendahkan hak dan martabat advokat terkait pelimpahan berkas Setya Novanto.

 

 

Ia mengaku diminta datang oleh penyidik KPK untuk mendampingi Setya Novanto dalam rangka penyerahan tahap kedua.

Fredrich mengaku menolak untuk mendampingi Setya Novanto, Selasa 5 Desember 2017 karena ada kegiatan. Fredrich diminta untuk ditunda namun KPK dikatakan tetap memaksa.

“Penyidik KPK memaksa dengan advokat lainnya,” kata Fredrich dalam pesan singkat yang diterima, Selasa 5 Desember 2017.

Menurut Fredrich, penyidik KPK memaksa agar anggota tim lainnya bisa hadir ke KPK dan Fredrich menjelaskan bahwa semua anggota tim memiliki tugas seperti mendampingi klien di Bareskrim Polri dan di luar kota. Bahkan, Otto Hasibuan masih berada di Singapura sehingga Fredrich tetap meminta pendampingan dilakukan Rabu, 6 Desember 2017.

Fredrich mengatakan kemungkinan advokat yang kemudian hadir mendampingi adalah Maqdir Ismail. Fredrich mengatakan bahwa kehadiran Maqdir di luar tanggung jawabnya.

“Saya tegaskan di luar persetujuan saya dan Rekan Otto, segala resiko dan tanggung jawab adalah pribadi rekan Maqdir,” ujarnya.

Fredrich Yunadi lalu mempertanyakan mengapa kasus ini bisa dinyatakan P21. Fredrich mempertanyakan peluang 8 saksi meringankan yang belum diperiksa. Hingga berita ini dibuat, belum ada pihak KPK yang bersedia memberikan keterangan soal ini.

Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya untuk kasus yang sama pada tanggal 10 November 2017 lalu. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, berkas penyidikan Setya Novanto belum juga rampung dan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum KPK.

Atas penetapan tersangka tersebut, Setya Novanto juga kembali mengajukan praperadilan pada 16 November 2017. Ketua Umum Partai Golkar itu menggugat penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK. Status tersangka Setya Novanto yang pertama gugur setelah permohonan praperadilannya dikabulkan oleh hakim tunggal Cepi Iskandar pada 29 September 2017.

Setya Novanto sendiri kemarin menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Gedung KPK. Dia baru diperbolehkan kembali ke ruang tahanan sekira pukul 20.50 WIB.

 

Sumber: Tempo.co

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *