Ini Tanggapan Golkar Ketika Setya Novanto Ditinggal Dua Kuasa Hukumnya

oleh -231 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Ketua Umum Partai Golar (nonaktif) Setya Novanto ditinggalkan oleh 2 kuasa hukumnya, Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi dalam menghadapi proses hukum kasus korupsi E-KTP.

 

 

Sejumlah elite Golkar seperti Ketua DPP Zainuddin Amali mengaku tidak mengetahui penyebab dua kuasa hukum Setya Novanto memutuskan untuk mundur.

“Saya enggak tahu dinamika yang terjadi di sana. Kita kan juga belum dapat izin pada saat ini yang bisa berkunjung ya penasehat hukum dan keluarga dekat ya,” kata Amali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 8 Desember 2017.

Amali bercerita, petinggi dan kader Partai Golkar hanya bisa memantau perkembangan kasus Setya Novanto melalui media massa.

“Kami dari anggota fraksi teman-teman dari partai kan belum. Jadi kita enggak tahu, kita ini mengikuti perkembangan ya dari teman-teman media,” terangnya.

Meskipun ditinggalkan kuasa hukumnya, Ketua Komisi II ini meyakini Setya Novanto telah mempunyai langkah terbaik yang akan diambil dalam rangka membela diri atas kasus yang menjeratnya.

“Apa yang dijalani Pak Nov, beliau yang sudah pasti tahu mana yang baik mana yang kurang upaya beliau untuk membuktikan proses hukum tidak terlibat harus sungguh-sungguh hanya beliau keluarga terdekat dan penasehat hukum,” tandasnya.

Sebelumnya, Otto Hasibuan datang ke KPK untuk menyerahkan surat pengunduran diri kepada penyidik KPK, Ambarita Damanik dan kliennya sendiri Setya Novanto. Dia menjelaskan sudah mengundurkan diri terhitung Kamis 7 Desember 2017. Alasannya kata Otto yaitu belum ada kesepakatan yang pasti antara Setya Novanto dan Otto terkait penanganan suatu perkara.

“Sehingga kalau tidak ada kesepakatan yang pasti dan jelas penanganan suatu perkara tata caranya maka akan merugikan dia dan terhadap saya dan itu akan menyulitkan saya untuk melakukan suatu pembelaan terhadap klien,” kata Otto.

Sedangkan Fredrich Yunadi dikonfirmasi terpisah tidak mau membeberkan alasannya mundur. Dia hanya menjelaskan mengundurkan diri dengan baik-baik dan sudah ada Maqdir yang sering menangani kasus korupsi.

 

Sumber: Merdeka.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *