Amerika Serikat Akan Tetap Pindahkan Kedutaannya Dari Tel Aviv ke Yerusalem

oleh -204 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa telah melaksanakan pemungutan suara untuk rancangan resolusi terkait status kota Yerusalem, Kamis 21 Desember 2017.

 

 

Dalam sesi darurat yang dihadiri 193 negara anggota tersebut sebanyak 128 negara memilih meloloskan rancangan resolusi itu, melawan 9 negara yang menolak dan 35 negara abstain.

Dengan lolosnya rancangan resolusi tersebut, maka pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel menjadi tidak sah.

Meskipun demikian, hasil pemungutan suara itu tampaknya tidak menyurutkan langkah pemerintahan Donald Trump untuk memindahkan kedutaannya untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Amerika Serikat akan mengingat hari ini. Amerika akan tetap menempatkan kedutannya di Yerusalem. Tidak ada suara di PBB yang akan membuat perbedaan akan hal itu,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley atas hasil pemungutan suara di Majelis Umum PBB.

“Tapi pemungutan suara ini akan membuat perbedaan dalam bagaimana Amerika akan melihat PBB dan bagaimana kami melihat negara yang tidak menghormati kami di PBB.”

“Ketika kami telah bermurah hati dalam memberikan kontribusi kepada PBB, kami juga mengharapkan niat baik kami diakui dan dihormati,” tambah Haley.

Selama ini, belum ada negara yang menempatkan kantor kedutaannya untuk Israel di kota Yerusalem, yang merupakan rumah bagi tempat-tempat suci tiga agama, yakni Islam, Kristen dan Yahudi.

Namun, pengakuan Presiden Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember 2017 lalu memicu kontroversi.

 

Sumber: Kompas

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *