Donald Trump Akan Berbicara Dengan Kim Jong Un Melalui Telepon

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak keberatan untuk menjalin komunikasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

 

 

Hal itu disampaikan Donald Trump pada saat berada di tempat peristirahatan Presiden Amerika Serikat di Camp David, Maryland, Amerika Serikat pada Sabtu 6 Januari 2018.

Donald Trump mengatakan bahwa dia “benar-benar” bersedia untuk berbicara melalui sambungan telepon dengan Kim Jong Un. Ia ingin menyampaikan harapannya untuk hasil yang positif dari pembicaraan antara Korea Utara dan Korea Selatan yang akan dilangsungkan 9 Januari mendatang.

“Tentu, saya akan melakukan itu. Saya sama sekali tidak masalah dengan semua itu.” kata Donald Trump, seperti dilansir Reuters.

Perundingan antara Korea Utara dan Korea Selatan diperkirakan akan mencakup pembahasan terkait Olimpiade Musim Dingin, yang akan diadakan di Korea Selatan bulan depan, serta secara luas mengenai hubungan antara kedua negara tersebut.

Donald Trump menyarankan, pembicaraan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi ketegangan kedua negara. Ia juga memuji terobosan diplomatik tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah hasil tekanannya terus-menerus.

“Begini, sekarang mereka sedang berbicara tentang Olimpiade. Ini awal, ini awal yang besar. Jika saya tidak terlibat, mereka tidak akan berbicara sama sekali sekarang,” ujar Donald Trump.

Lebih lanjut ia mengatakan, Kim Jong Un “tahu aku tidak main-main. Aku tidak main-main. Bahkan tidak sedikit pun, bahkan tidak satu persen pun. Dia mengerti itu.”

“Jika ada sesuatu yang bisa dihasilkan dari pembicaraan tersebut, itu akan menjadi hal yang hebat bagi semua umat manusia, itu akan menjadi hal yang hebat bagi dunia,” ungkapnya.

Korea Utara pada Jumat 5 Januari 2018 sepakat untuk mengadakan pembicaraan resmi dengan Korea Selatan untuk yang pertama kali dalam lebih dari dua tahun. Kesepakatan itu terjadi beberapa jam setelah Washington dan Seoul menunda sebuah latihan militer di tengah kebuntuan mengenai program nuklir dan rudal Pyongyang.

Sejak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah terlibat “pertengkaran” dengan Kim Jong Un. Keduanya kerap saling gertak dan mencemooh. Ia berulang kali memanggil pemimpin Korea Utara itu dengan sebutan “rocket man” karena getol menguji senjata nuklir dan rudal balistik.

Sementara Kim Jong Un kerap memanggil Trump dengan sebutan “dotard” yang menurut kamus Oxford berarti lansia yang lemah dan pikun.

Awal pekan ini pun, Donald Trump dan Kim Jong Un saling adu mulut. Kim Jong Un mengatakan bahwa ia memiliki tombol nuklir di mejanya yang siap meledakkan Amerika Serikat. Sementara Donald Trump membalasnya dengan mengatakan, ia memiliki tombol yang lebih besar dari yang dimiliki rivalnya itu.

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *