Sadar Akan Perubahan Iklim, China Akan Membuat Hutan Baru Seluas Irlandia

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Perubahan iklim terus menunjukkan dampaknya. Banyak negara dunia mulai berupaya memperbaiki hal ini.

 

 

Salah satu yang menunjukkan upaya nyata adalah China. Ini dibuktikan dengan rencana negara tersebut untuk menanam hutan baru pada tahun 2018 ini.

Tidak tanggung-tanggung, China berencana menanam hutan baru kira-kira seukuran Irlandia. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan hutan China menjadi 23% dari total lahan mereka pada akhir dekade ini.

Penanaman pohon telah menjadi bagian penting dari upaya negeri tirai bambu tersebut untuk memperbiki lingkungan dan mengatasi perubahan iklim. Pemerintah China sendiri telah berjanji untuk meningkatkan cakupan hutan dari total 21,7% menjadi 23% selama periode 2016 hingga 2020.

Zhang Jianlong, Kepala Administrasi Kehutanan Nasional di negara tersebut menyebut bahwa China berencana menanam setidaknya 6,66 juta hektar hutan baru tahun ini.

Selama lima tahun terakhir, China memang telah menumbuhkan hutan baru seluas 33,8 juta hektar. Angka tersebut meningkatkan luas hutan negara menjadi 208 juta hektar.

“China berada di posisi teratas dunia dalam kawasan hutan yang baru tumbuh selama lima tahun terakhi. Kami bertujuan untuk menanam 6,66 juta hektar lagi tahun ini,” ungkap Zhang dikutip dari China Daily, Jumat 5 Januari 2018.

Zhang juga menyebut tiga hutan nasional baru dengan luas total 483.000 hektar akan dibangun di zona pengembangan Xiongan baru di Provinsi Hebei.

Dilansir dari Reuters, Jumat 5 Januari 2018, Hebei merupakan wilayah dengan tingkat polusi yang besar. Wilayah yang mengelilingi ibukota Beijing tersebut juga telah berjanji untuk meningkatkan kawasan hutannya menjadi 35% pada akhir 2020.

China merupakan negara yang harus menghidupi populasi rakyatnya menggunakan hanya 7% lahan subur dunia. Nagara ini telah lama berjuang untuk mencapai keseimbangan antara pertumbuhan industri, memaksimalkan produksi pangan, dan melindungi lingkungannya.

Karenanya, pemerintah China pada saat ini sedang mempromosikan program “jalur ekologis” yang akan memaksa provinsi dan daerah untuk membatasi “pembangunan irasional” dan mengurangi pembangunan di dekat sungai, hutan, serta taman nasional.

Kementerian lingkungan hidup China mengatakan pada Desember 2017 lalu, 15 provinsi telah menyusun rencana terkait pengembangan kawasan hutan. Sedangkan 16 provinsi lainnya akan melakukannya pada tahun ini.

Sayangnya, belum jelas dampak kebijakan ini terhadap lahan pertanian di negara tersebut.

 

Sumber: Kompas.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *