Inilah 5 Fakta Lamborghini Aventador, Mobil Mahal Yang Mengemplang Pajak DKI Jakarta

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan ada 744 mobil mewah yang belum membayar pajak, terhitung sejak 31 Desember 2017.

 

 

Total pajak yang didapat dari mobil-mobil dengan harga di atas Rp 1 miliar ini diperkirakan mencapai Rp 26,1 miliar. Jumlah yang tidak sedikit tentunya.

Di antara beragam merk mobil yang ada dalam daftar tersebut, terselip nama Lamborghini Aventador.

Mobil yang satu ini ditaksir seharga US$ 7223.319 atau Rp 9,6 miliar. Harga yang sangat fantastis bahkan untuk sebuah mobil super cepat dan mewah.

Selain harganya yang selangit, ada beberapa hal yang menarik tentang mobil ini.

Berikut ini ulasan untuk Lamborghini Aventador.

Dilengkapi Mesin V12

Sama seperti mobil super cepat lainnya, Lamborghini Aventador menggunakan mesin berteknologi tinggi. Pada Aventador, mesin V12 6.500 cc-nya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 690 daya kuda (dk). Dengan tenaga tersebut, jarak 0-100 km dapat dicapai dalam waktu 2,9 detik saja. Bahkan, kecepatan puncak yang mampu dicapai Aventador beada di angka 350 km/jam.

Bobotnya Kisaran 1.574 Kilogram

Berbeda dari mobil kebanyakan, untuk mendukung mobil ini bisa melesat kencang, selain desainnya sengaja dibuat agar memiliki aerodinamis yang tinggi, juga gaya tekan ke bawah yang maksimal, bobotnya juga ringan, hanya berkisar 1.574 kg.

Hal tersebut karena Lamborghini Aventador dibangun dengan bahan karbon yang ringan dan kuat.

Aventador Adalah Sebuah Nama Banteng

Mayoritas nama-nama mobil Lamborghini berasal dari nama banteng yang ada di daratan Spanyol. Salah satunya Aventador, yang merujuk pada sebuah banteng paling berani dalam ajang matador pada suatu arena di kota Saragossa, Spanyol pada tahun 1993.

Pajak Tahun Pertama Setara Dengan 5 Grand New Avanza

Bukan rahasia lagi apabila pajak mobil mewah menjadi momok yang paling dihindari para pemilik mobil mewah. Nominalnya saja bisa mencapai ratusan hingga milyaran Rupiah.

Harga jual Lamborghini Aventador dengan status off the road di Indonesia berada di kisaran Rp 9.665.000.000. Lalu, berapa pajak yang harus dibayarkan agar statusnya menjadi on the road?

Harga tersebut dikalikan dengan besaran Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 10%, artinya untuk biaya balik nama tersebut sebesar Rp 966.500.000 dan hampir menyentuh Rp 1 miliar.

Kemudian, ditambahkan biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 1,5%, lalu dikalikan dengan harga jual tersebut, keluarlah angka Rp 144.975.000. Apabila dijumlahkan, pajak yang harus dibayarkan mencapai Rp 1.111.475.000. Nominal tersebut setara dengan jumlah 6 unit Grand New Avanza 1.3 tipe G baru.

Dan besaran pajak tersebut belum ditambah biaya administrasi lainnya, seperti biaya administrasi STNK dan TNKB, juga iuran SWDKLLJ roda empat.

Pajak Tahunannya Setara dengan Wuling Confero

Lamborghini Aventador termasuk ke dalam jajaran mobil yang memiliki pajak barang mewah atau PPnBM, sehingga harga tinggi yang dipatok importir sudah termasuk dengan pajak tersebut dan biaya kirim dari luar negeri.

Pajak tahunan yang harus dibayarkan pun tidak kalah menyesakkan dada. Pajak tahunan atau PKB mobil tersebut adalah Rp 144.975.000 atau setara dengan satu buah unit Wuling Confero.

Angka tersebut berasal dari perhitungan harga jual mobil sebesar Rp 9.665.000.000 dikalikan dengan PKB sebesar 1,5%.

 

Sumber: kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *