Inilah 6 Proyek Yang Dibahas Jokowi Dengan Utusan PM Jepang

oleh -288 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Presiden Joko Widodo menerima utusan khusus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yaitu Toshihiro Nikai, di Istana Bogor, Jumat 9 Januari 2018.

 

 

Dalam sesi pertemuan bilateral, Presiden Joko WIdodo menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia menyambut baik kedatangan Toshihiro. Kedatangan Toshihiro ini bertepatan dengan 60 tahun perayaan hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Jepang.

“Saya menyambut baik kedatangan Yang Mulia Toshihiro sebagai wakil dari Pemerintah Jepang dalam merayakan 60 tahun hubungan Indonesia-Jepang. Ini tahun yang membanggakan,” ujar Joko Widodo.

Presiden pun mengungkapkan kembali komitmennya dengan PM Jepang Shinzo Abe pada awal November 2017 lalu untuk mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur hasil dari kerja sama kedua negara.

“Pada saat itu, saya menyampaikan agar kita cepat-cepat menyelesaikan proyek kerja sama yang telah kita sepakati,” ujar Joko Widodo.

Pembicaraan untuk mendetailkan kelangsungan proyek-proyek tersebut, sehingga diharapkan dapat segera dijalankan. Enam proyek tersebut adalah:

 

1. Pelabuhan Patimban

Pelabuhan baru yang akan dibangun di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini disepakati untuk groundbreaking pada Mei 2018. Sehingga, pada Maret 2018 sudah akan soft launching pelaksanaan proyek.

 

2. Mass Rapid Transit (MRT)

Proyek MRT yang sudah dalam pengerjaan, ditargetkan pada akhir 2018 ini sudah dapat diuji coba. Pada tahun 2019, sarana transportasi itu pun dipersiapkan untuk dapat beroperasi. Pertemuan Jokowi dan Nikai juga membahas penetapan konsultan pembangunan MRT bagian selatan dan timur Jakarta.

 

3. Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya

Sementara itu, tentang kereta semicepat Jakarta-Surabaya, sedang dievaluasi harga tiketnya. Presiden menginginkan harga tiket kereta tidak terlalu mahal, sehingga jalur yang direncanakan memakan waktu tempuh 5,5 jam itu dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

 

4. Tol Trans-Sumatera

Pada proyek tol Trans-Sumatera, Indonesia bekerja sama dengan Jepang pada ruas Padang-Pekanbaru. Telah disepakati pada ruas jalan tol itu, pembiayaannya ada yang bersumber dari investasi Jepang dan ada pula dari APBN Indonesia.

Hal lain yang disepakati pada proyek yang akan groundbreaking pada akhir 2018 ini, adalah pembangunan tunnel (terowongan) sebagai penghubung jalan. Bagian pengerjaan terowongan ini merupakan transfer of technology.

 

5. Blok Migas Masela

Soal pengelolaan Blok Masela, Jepang segera mempersiapkan agar proyek tersebut dapat dimulai.

Pada saat ini, sedang dilakukan proses persiapan Pre-FEED (Front-end Engineering Design) untuk menganalisa pilihan terbaik terkait jenis dan kapasitas produksi, biaya investasi dan keekonomian.

Sebelumnya, Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengharapkan pre-FEED akan selesai pada pertangahan tahun ini, sehingga jika ada revisi bisa diselesaikan pada akhir tahun.

 

6. Kerja Sama Dalam Sektor Perikanan dan Kelautan

Peningkatan kerja sama sektor perikanan dan kelautan, Indonesia kini masih merencanakan sejumlah proyek pengembangan hasil perikanan yang dapat diperbantukan dari Jepang.

Yang kini sedang disiapkan, proyek-proyek perikanan dan pengembangan sektor perikanan di pulau-pulau terluar Indonesia, semisal Natuna dan Morotai.

 

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *