Lagi Viral, Wisatawan Asing Dilindas Pemotor Karena Berjemur di Jalan di Bali

oleh -281 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Netizen di Pulau Bali sedang dihebohkan dengan aksi 2 wisatawan asing. Jika biasanya wisatawan berjemur di pantai, kedua wisatawan tersebut malah berjemur di jalan dengan posisi menelungkup. Di tangan keduanya juga terlihat memegang botol minuman.

 

 

Kontan aksi mereka ini menarik perhatian warga sekaligus mengganggu aktivitas pengguna jalan. Dalam video berdurasi 9 detik tersebut, terlihat dua warga lokal kesulitan melintas karena aksi kedua pria asing ini. Pada saat pengendara hendak melintas, kedua wistawan tersebut malah cuek dan terus berjemur di tengah jalan.

Entah karena kesal atau ingin segera melanjutkan perjalanan, salah satu pengendara nekat menggilas salah satu wisatawan tersebut. Sontak wistawan tersebut kaget dan langsung bangun. Pengendara tadi berlalu begitu saja tanpa memedulikan wisatawan tersebut.

Video ini pertama kali diunggah pemilik akun Facebook Bo Gerster pada 5 November 2017 silam. Peristiwa ini terjadi di Gang Sorga, Legian, Kuta, Bali. Namun video ini menjadi viral di awal 2018, bahkan video ini sudah disebarkaan sebanyak 13.175 kali

Beragam komentar pun datang dari netizen yang pada umumnya mengecam aksi kedua wisatawan ini yang seenaknya tidur di jalan dan mengganggu kenyamanan warga.

“Bule sudah berani mengganggu ketertiban umum..Ditegur saja secara baik-baik, beretika di Bali,” kata pemilik akun Nyoman Rantau Nyoman.

“Hahaha kapok Kau Bule..Kau kira kau dianggap dewa kalau bertingkah seperti setan,” timpal pemilik akun Suarna Cahyana.

Sementara itu, wakil ketua DPD Perhimpuan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali, Anak Agung Adhi Ardana menyayangkan adanya peristiwa ini. Menurutnya, peristiwa seperti ini merupakan dampak dari pariwisata masal.

“Akibat pariwisata massal dan persaingan harga menjadikan Bali juga ada sebagian berkategori murah. Dan, akhirnya tentu wisatawan yang berkunjung pada segmen ini adalah termasuk level masyarakat golongan ke bawah di negaranya,” kata Ardana, Senin 29 Januari 2018.

Turis pada segmen ini biasanya datang dengan kebiasaan-kebiasaan yang menganggap Bali sebagai pemuja wisatawan.

Ardana berpandangan hukum harus ditegakkan baik kepada warga maupun wisatawan. Pemandangan wisatawan yang ugal-ugalan dan melanggar aturan di jalan seperti menjadi pemandangan lazim. Misalnya, mereka mengendarai motor tanpa mengenakan helm dan berpakaian tidak pantas.

“Aparat penegak hukum harus tegas karena akan membawa dampak bagi masyarakat sebagai contoh yang tidak baik,” kata Ardana.

 

Sumber: Kompas

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *