Pelemahan Bitcoin Berlanjut, Nilainya Sudah di Bawah US$ 7.000

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Mata uang digital paling populer di dunia, Bitcoin turun lebih dari 15% pada perdagangan Senin 5 Januari 2018 waktu Amerika Serikat. Ini merupakan posisi terendah dalam tiga bulan terakhir.

 

 

Dikutip dari Reuters, penurunan Bitcoin dipicu oleh meluasnya kekhawatiran mulai dari pembatasan peraturan global, hingga larangan penggunaan kartu kredit untuk membeli Bitcoin oleh bank-bank Inggris dan Amerika Serikat.

Dari pantauan di bursa Bitstamp yang berbasis di Luxemburg, nilai Bitcoin mencapai US$ 6.853,53 pada awal perdagangan sore di New York. Cryptocurrency itu pernah mencapai nilai tertinggi hampir US$ 20.000 pada Desember.

Kinerja Bitcoin sepanjang tahun 2018 ini berkebalikan dari tahun lalu, yang melonjak lebih dari 1.300%. Pada 2018 ini, Bitcoin telah kehilangan sekitar setengah dari nilai tertingginya.

Banyak pemerintah dan otoritas keuangan di berbagai negara, menegakkan aturan keras yang melarang Bitcoin.

“Kami memperkirakan penurunan ini akan berlanjut. Secara teknis bisa mencapai US$ 5.000 untuk setiap koin,” kata Miles Eakers, analis pasar utama di Centtrip, yang mengkhususkan diri pada pembayaran valuta asing dan manajemen treasury.

Cryptocurrency lainnya juga mengalami penurunan dua digit pada hari yang sama. Mengacu pada data Coinmarketcap.com, Etereum yang merupakan mata uang virtual terbesar kedua, turun hampir 19% pada US$ 703,40, sementara Ripple yang terbesar ketiga, diperdagangkan pada us$ 71 sen atau turun 14,1%.

 

Sumber: kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *