Putri Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Diciduk Polisi Karena Kepemilikan Narkoba

oleh -245 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Tiga anak ratu dangdut Elvy Sukaesih tertangkap basah terkait dengan kepemilikan narkoba jenis sabu, Jumat 16 Februari 2018.

 

 

Tidak hanya itu, mantunya juga ikut ditangkap polisi.

Mereka yang tertangkap, adalah Dhawiya (putri Elvy), dan Muhammad (33), tunangan Dhawiya.

Berikutnya adalah Syeham (47) dan Ali Zaenal Abidin (48), keduanya kakak Dhawiya atau putra Elvy, Chauri Gita (31), istri Syehan.

“Putra Elvy bernama Syehan sedang menderita penyakit TBC stadium 3,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat 16 Februari 2018.

Tidak hanya itu, istri Syehan yang bernama Chauri Gita yang juga ditetapkan sebagai tersangka sedang dalam kondisi hamil.

Total terdapat 36 barang bukti terkait Narkoba disita polisi. Lima diantaranya berupa timbangan digital.

Dalam laporan polisi, disebut Muhammad, mantu Elvy Sukaesih sudah diincar sejak lama. Muhammad disebut dilaporkan warga kerap bertransaksi di salah satu wilayah di Jakarta Timur.

Polisi pun menyelidikinya dan akhirnya baru meringkus Muhammad pada Jumat 16 Februari 2018 pukul 00.30.

Setelah Muhammad tertangkap, baru anak dan mantu Elvy lainnya ikut terciduk.

Penangkapan awal terjadi di depan halaman rumah. Muhammad yang pertama kali diringkus oleh polisi.

Setelah itu, Muhammad digeledah di sebuah kamar di dalam rumah.

 

Ketika Anak Raja dan Ratu Dangdut Sama-Sama Tersangkut Narkoba

Rhoma Irama dan Elvy Sukaesih ternyata memiliki masalah yang sama. Anak raja dan ratu dangdut ini pun diciduk polisi karena tersangkut kasus narkoba.

Belum lama ini, tepatnya pada Kamis 25 Januari 2018 lalu, putra dari Rhoma Irama, yaitu Ridho Rhoma diizinkan keluar dari Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Ridho Rhoma sebelumnya ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat, pada 25 Maret 2017 lalu. Dia menyimpan 0,7 gram narkotika jenis sabu di sekitar hotel kawasan Tanjung Duren.

Dia dijatuhi vonis hukuman 10 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 19 September 2017.

Ketika vonis dibacakan hakim, Ridho sudah menjalani hukuman penjara selama 6 bulan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Hakim pun memutuskan, Ridho menjalani sisa waktu tahanannya di RSKO Cibubur sambil menjalani rehabilitasi.

“Saya bersyukur. Sejak awal saya bilang, walau saya kecewa (Ridho terjerat kasus narkotika hingga menjalani masa rehabilitasi di RSKO), tetapi saya tidak marah. Saya bersyukur bisa menemukan dia (Ridho) masih bernyawa,” kata Rhoma di RSKO pada saat menjemput kepulangan putranya itu.

Setelah bebas menjalani masa rehabilitasi di RSKO, Ridho merasa lega.

“Saya lega sudah menjalani hukuman sesuai prosedur,” ujar Ridho yang ditangkap polisi di sebuah hotel di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, 25 Maret 2017 dini hari setelah kedapatan memiliki sabu seberat 0,7 gram.

Begitu keluar dari RSKO, Ridho yang merupakan buah cinta Rhoma dengan Marwah Ali ini akan melakukan recovery (pemulihan) terlebih dulu, sebelum kembali lagi bernyanyi.

“Saya minta doanya saja, semoga bisa secepatnya melakukan recovery,” ujar Ridho.

Hakim memutuskan, Ridho menjalani sisa waktu tahanannya di RSKO Cibubur sambil menjalani rehabilitasi.

“Ini pelajaran buat Ridho. Semoga dia bisa lepas (dari jeratan narkotika),” ujar Rhoma.

 

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *