Seorang Pria Membeli Smartphone Seharga RM3.000, Malah Dapat Dua Bungkus Tisu Basah

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Belanja online adalah surga belanja yang tidak terbantahkan untuk segala umur. Cukup dengan memesan barang dari smartphone ataupun komputer, anda bisa mendapatkan apapun yang anda inginkan.

 

 

Namun, tidak semua pembelian secara online berjalan seperti yang diharapkan. Baru-baru ini, seorang pemuda Malaysia, Ivan Liew, membagikan rasa penyesalannya saat membeli barang melalui situs belanja online terkenal.

Bukan karena barang yang dipesan tidak sampai kepadanya, namun dia benar-benar telah ditipu mentah-mentah. Alih-alih membuka paket smartphone, dia justru mendapatkan paket dua tisu basah.

Menurut Ivan Liew, dia membeli smartphone Samsung Galaxy Note 8 dari dealer di situs belanja online Lazada pada 12 Desember tahun lalu. Namun, pada saat menerima dan membuka barang yang dibeli, dia hanya menemukan dua bungkus tisu basah.

Dia juga mengaku telah melakukan pembayaran sebesar RM3219 atau setara dengan Rp 11,2 juta, melalui kartu kreditnya.

Setelah menemukan barang yang salah dalam paket, pria itu segera melapor ke polisi.

Menurut laporan polisi, Lazada sempat memberitahukan kepada pria itu bahwa paket tersebut akan tiba antara tanggal 16 dan 20 Desember tahun lalu. Pada tanggal 15 Desember 2017, dia memeriksa nomor pengiriman dan melihat bahwa paket tersebut sedang dalam perjalanan sekitar pukul 13.00. Namun, ketika dilakukan pelacakan kembali pada jam 9 malam, paket tersebut dinyatakan gagal dikirim.

Keesokan harinya, dia menerima sebuah paket sekitar pukul 13.00 yang diantarkan oleh seorang pria dengan mengendarai mobil pribadi. Pria itu kemudian menghubungi layanan customer service Lazada saat menemukan paket itu dan mengirimkan kembali dua tisu basah itu kembali kepada pihak Lazada.

Pada tanggal 26 Januari 2018, pria itu menghubungi layanan kurir untuk memastikan bahwa barang-barang yang dikembalikan ke Lazada telah diterima.

Namun, setelah 2 bulan menunggu, dia tetap tidak menerima balasan ataupun refund dari perusahaan, yang membuatnya membawa masalah ini ke Facebook pada 24 Februari 2018.

Postingannya pun menarik perhatian netizen lokal, dengan 3.000 share dan 2.000 komentar tidak lebih dari 24 jam.

Akhirnya Lazada pun memberikan respon dan keseriusan terhadap kasus ini setelah viral di sosial media. Lazada pun menghubungi pria ini pada 25 Februari 2018 dan menawarkan refund.

CEO Lazada Malaysia, Christophe Lejeune dan seorang staf pun bertemu dengan pria tersebut untuk meminta maaf dan menjelaskan masalahnya. Investigasi pun akan dilakukan untuk mencegah kasus serupa terulang lagi di masa depan.

 

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *