Moeldoko Tegaskan Bahwa Pemerintah Tidak Intervensi KPK

oleh -214 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi proses hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk itu, KPK dipersilahkan mengumumkan tersangka yang berasal dari calon kepala daerah.

 

 

“Presiden sudah sangat jelas mengatakan bahwa KPK itu independen. Posisi (independen KPK) ini tetap dipertahankan,” ujar Moeldoko usai melantik jajaran DPP HKTI Jateng periode 2018-2023 di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu 17 Maret 2018.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto meminta KPK menunda pengumuman calon kepala daerah yang ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka di tengah proses kampanye saat ini dinilai akan menimbulkan kegaduhan sekaligus memunculkan tuduhan bahwa KPK ikut berpolitik.

“Karena apa? Akan berpengaruh kepada pelaksanaan pemilu, akan masuk ke ranah politik, akan masuk masuk ke hal-hal yang memengaruhi perolehan suara. Apalagi kalau sudah ditetapkan paslon, itu bukan pribadi tetapi para pemilih milik partai-partai yang mendukungnya, milik pendukungnya, milik banyak orang,” ujar Wiranto di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin 12 Maret.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengaku sudah menandatangani Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) untuk satu calon kepala daerah, pada Selasa, 13 Maret 2018. Otomatis, sudah ada satu calon kepala daerah yang menjadi tersangka.

Satu tersangka tersebut, yakni Calon Gubernur (Cagub) Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus, AHM merupakan calon kepala daerah yang akan maju di Pilgub Maluku Utara 2018.

 

Sumber: Okezone.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *