Kaisar Akihito Kunjungi Okinawa Untuk Terakhir Kalinya Sebelum Pensiun

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Kaisar Jepang, Akihito, bersama dengan permaisuri Michiko mengunjungi Kepulauan Okinawa untuk berziarah kepada para korban Perang Dunia II.

Keduanya membungkukkan diri sebagai tanda penghormatan serta berdoa di Peace Memorial Park, Okinawa, bagi arwah para korban.

 

 

Kunjugan tersebut diyakini akan menjadi lawatan terakhir Akihito sebagai Kaisar Jepang. Selama 29 tahun bertahta, Akihito diketahui selalu berupaya menenangkan warganya untuk menyembuhkan luka yang ditinggalkan akibat perang.

“Beliau sangat memikirkan tentang Okinawa, mungkin itu alasannya dia begitu sering berkunjung,” ujar penyintas pertempuran tersebut, Naeke Teruya, dilansir dari Reuters, Rabu 28 Maret 2018. Lima orang anggota keluarga teruya tewas dalam pertempuran itu, terutama sang ayah.

Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko menaruh karangan bunga di tempat peringatan di Kota Itoman, salah satu lokasi pertempuran paling dahsyat, dan membungkuk begitu dalam. Pada siang waktu setempat, keduanya akan berkunjung ke Pulau Yonaguni, wilayah paling barat dari Jepang.

Kunjungan selama 3 hari itu menandai lawatan ke-11 kali dari pasangan kaisar dan permaisuri Jepang ke Okinawa dan pertama kali dilakukan Akihito serta Michiko sejak tahun 2014. Pertempuran yang terjadi selama lebih dari 2 bulan antara pasukan Jepang dengan Amerika Serikat (AS) pada tahun 1945 menelan kurang lebih sepertiga penduduk pulau tersebut.

Okinawa lantas jatuh ke tangan Amerika Serikat selama 27 tahun setelah perang. Di era modern, Okinawa menjadi dihuni oleh puluhan ribu militer Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan damai yang ditandatangani Tokyo dengan Washington pada tahun 1945.

Kunjungan pertama keluarga Kekaisaran Jepang dilakukan pertama kali pada tahun 1975 ketika memori menyakitkan mengenai perang begitu membekas di benak warga Okinawa yang bertempur atas nama Kaisar Hirohito, ayah Akihito. Ia pertama kali berkunjung ke Okinawa pada tahun 1993 setelah mewarisi tahta dari ayahnya pada 7 Januari 1989.

Akihito sendiri telah mengumumkan pensiun pada tahun 2016 dengan alasan kesehatan yang semakin menurun. Tahta Kekaisaran Jepang akan diserahkan kepada Putera Mahkota Pangeran Naruhito paling cepat pada 30 April 2019.

 

Sumber: Okezone.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *