Donald Trump Temui Tangan Kanan Kim Jong Un, Bahas Pertemuan di Singapura

oleh -167 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menerima kedatangan tangan kanan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yong Chol di Gedung Putih pada Jumat 1 Juni 2018 waktu setempat.

 

 

Mereka membahas soal pertemuan Donald Trump-Kim Jong Un di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Setelah berdialog selama lebih dari satu jam, Donald Trump mengatakan bahwa denuklirisasi akan menjadi pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Kim. Akan tetapi, ia menegaskan bahwa keduanya belum tentu akan menandatangani persetujuan untuk menyudahi program nuklir Korea Utara.

“Saya tidak pernah mengatakan itu akan terjadi dalam satu kali pertemuan. Saya pikir itu akan menjadi sebuah proses. Tapi hubungannya terbentuk dan ini sangat positif,” kata Donald Trump, dikutip dari AFP, Sabtu 2 Juni 2018.

Sebelumnya, Kim Jong Un pernah mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi. Namun, anak dari Kim Jong Il itu menginginkan kepastian keamanan internasional, salah satunya terbebas dari ancaman serangan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Di sisi lain, pihak Amerika Serikat bersikukuh agar Korea Utara setuju untuk melakukan denuklirisasi dan menegaskan bahwa “tidak dapat diubah lagi”. Namun, setelah pertemuan itu, Donald Trump menyampaikan agar Korea Utara tidak perlu terburu-buru.

“Kami tidak akan menandatangani apapun 12 Juni besok. Saya bilang ke dia (Kim Yong-chol) ‘santai saja’. Saya sangat mengharapkan hasil yang baik,” jelas Donald Trump.

Selain soal nuklir, Donald Trump juga membahas soal penyelesaian perang dingin antara Korea Utara dan Korea Selatan.

“Melihat dari sejarahnya, kan, ini sangat penting. Tapi mari kita lihat nanti. Bisakah kamu bayangkan kami membahas penyelesaian perang Korea?” ujar dia.

Dalam pertemuan tersebut, Kim Yong Chol juga sempat memberikan surat dari Kim Jong Un untuk Donald Trump. Tetapi, hingga kini, Donald Trump mengaku dirinya belum sempat membaca pesan dari Pyongyang itu.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, yang juga hadir dalam pertemuan dengan Kim Yong Chol, mengatakan bahwa rencana pertemuan kedua pemimpin di Negeri Singa berada dalam kondisi baik dan masih sesuai dengan rencana awal. Walau yakin, Pompeo menyebut pertemuan Kim Jong Un dan Donald Trump nanti di Singapura tidak serta merta akan memperbaiki seluruh persoalan yang ada.

“Ini sulit, tantangan sulit yang tidak boleh ada kesalahan, masih banyak kesepakatan yang harus kami kerjakan,” ucap Pompeo.

 

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *