Fredrich Divonis Hakim 7 Tahun: Kurang Sopan, Cari Kesalahan Orang Lain

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, divonis 7 tahun penjara. Ia juga didenda Rp 500 juta subsider 5 bulan kurungan dalam perkara merintangi penyidikan korupsi E-KTP.

 

 

Ada sejumlah hal yang menurut majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memberatkan bagi Fredrich Yunadi, yaitu tidak mengakui perbuatannya, tidak berterus terang, dan tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

“(Kemudian) Bertutur kata kurang sopan. Mencari-cari kesalahan pihak lainnya,” kata hakim Sigit Herman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis 28 Juni 2018.

Namun, selain hal memberatkan, ada juga beberapa hal yang meringankan untuk Fredrich, yakni belum pernah dihukum dan memiliki tanggung jawab keluarga.

Fredrich dinilai hakim terbukti menghalangi penyidikan KPK terhadap Setya Novanto. Atas perbuatannya, Fredrich dinilai melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Vonis untuk Fredrich tersebut sebenarnya lebih ringan dibandingkan tuntutan dari jaksa penuntut umum KPK. Pada sidang tuntutan, Kamis 31 Mei 2018, jaksa menuntut agar Fredrich dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan penjara.

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *