Kim Jong Un Kritik Keras Pejabatnya Saat Lihat Lokasi Proyek Kotor

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un melontarkan serangkaian kritik kepada sejumlah pejabat akibat terlambat dalam merampungkan beberapa proyek ekonomi.

Ini di luar kebiasaan karena Kim Jong Un biasanya memuji para pejabat saat mengunjungi pabrik.

 

 

Tetapi kali ini media pemerintah melaporkan dia “kehilangan kata-kata” karena pembangunan pembangkit listrik baru mencapai 70 persen dan “terkejut” saat melihat tempat pemandian air panas “lebih kotor dari pada kolam ikan”.

Pyongyang sejak lama mendorong kemajuan ekonomi sebagai tujuan kedua, di samping pengembangan senjata nuklir. Kim Jong Un baru saja melakukan lawatan pemeriksaan ke empat tempat di Provinsi Hamgyong Utara yang berbatasan dengan China.

 

Bak Mandi Kotor

Di pembangkit listrik Orangchon, Kim Jong Un mengeluh karena hanya 70 persen dari reaktor itu yang terbangun, padahal pembangunan sudah dimulai 17 tahun yang lalu.

Di sebuah hotel di kota Yombunjin, dia mencatat bahwa meskipun pembangunannya sudah berjalan enam tahun, plaster dinding masih belum selesai.

Kantor berita pemerintah KCNA melaporkan, saat mengunjungi tempat liburan Onpho, Kim Jong Un menunjuk ke arah bak mandi yang “kotor, kusam, dan tidak sehat”.

Setelah mengunjungi sebuah pabrik tas, pembangkit listrik, hotel, dan sebuah tempat berlibur, Kim Jong Un menunjukkan tidak terkesan.

Dia mengatakan dewan partai provinsi “bekerja dengan cara yang tidak bersungguh-sungguh”.

Koran setempat, Rodong Sinmun, menulis sembilan halaman tentang kejadian ini.

“Biasanya hal seperti ini tidak dilakukan media secara terbuka, sebagian besar untuk memelihara citra DPRK sebagai negara yang sempurna,” kata pengamat Fyodor Tertitskiy dari NK News kepada BBC.

Para pejabat yang terlibat juga tidak bisa melarikan diri, karena berita utama televisi pemerintah diperpanjang dari yang biasanya selama 20 menit menjadi satu jam penuh untuk memasukkan sejumlah laporan kunjungan inspeksi Kim Jong Un dan kemarahannya.

Pembaca berita senior Ri Chun Hee adalah salah satu dari empat orang yang bergiliran membaca naskah KCNA. Dia mengatakan para pejabat “tidak memiliki semangat revolusioner”.

Ini adalah kata-kata paling keras yang ditujukan kepada pejabat senior di media nasional sejak pembaca ramalan cuaca dikecam karena buruknya kinerja mereka pada 2014.

Lewat sebuah tindakan yang dirancang untuk mempermalukan para pejabat, satu jam sebelum berita utama disiarkan, muncul tayangan kumpulan laporan lawatan inspeksi Kim Jong Un dalam beberapa tahun terakhir yang dipandang masih menunjukkan keberhasilan.

Sumber: Okezone.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *