SBY Beri Waktu 7 Hari Kepada Roy Suryo Untuk Selesaikan Persoalan BMN

oleh -116 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Persoalan antara Roy Suryo dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuat Partai Demokrat menggelar rapat khusus pada Jumat 7 September 2018.

 

 

Ketika ditemui awak media di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kuningan, Jakarta pada Minggu 9 September 2018, Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menuturkan bahwa Roy Suryo diberi tenggat waktu tujuh hari untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Waktu tujuh hari tersebut terhitung sejak Jumat 7 September 2018.

Selain memberi tenggat waktu, Partai Demokrat juga meminta Roy Suryo untuk bertemu dengan pihak Kemenpora.

Menurut Ferdinand, hal ini penting untuk mengklarifikasi hal yang selama ini mencuat ke publik.

“Pesan Pak SBY apabila itu benar dibawa pulang maka Roy Suryo harus diperintahkan segera mengembalikkannya kepada Pemerintah.

Tetapi apabila tidak benar, juga maka pihak Kemenpora juga harus membersihkan nama pak Roy Suryo,” tutur Ferdinand.

Diberitakan sebelumnya, beredar surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang berisi permintaan pengembalian Barang Milik Negara (BMN) kepada Roy Suryo.

Dalam surat itu, BMN yang belum dikembalikan Roy Suryo sewaktu menjabat sebagai Menpora berjumlah 3.226 unit.

Surat dengan no 5-2-3/SET.BIII/V/2018 itu ditandatangani oleh Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto.

Terkait hal itu, Gatot segera memberikan klarifikasinya.

Dikutip dari tayangan Kompas TV, Selasa 4 September 2018, Gatot membenarkan surat itu memang ditujukan kepada Roy Suryo.

“Kalau ditanya apakah surat itu asli atau tidak, itu asli, bukan hoaks,” ungkap Gatot.

Gatot menyatakan, surat tersebut bukanlah pertama kalinya dan sudah pernah dilayangkan pada tahun 2016 silam.

“Surat itu dikirimkan kepada beliau (Roy Suryo) dalam kapasitasnya. Karena kami pada saat pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tiga kali berturut-turut, masalah tersebut selalu muncul,” ujar Gatot.

“Makanya kami kirim surat, supaya di mata BPK kami melakukan atau mengingatkan pada Pak Roy Suryo dengan sangat serius,” imbuh dia.

Saat disinggung rinciannya, Gatot mengatakan jika dirinya tidak dapat menghafal semua BMN yang dibawa Roy Suryo.

“Tapi poinnya adalah tidak mungkin data itu muncul kalau tidak dari temuan BPK. Kita tidak meragukan kredibilitas BPK,” ucap dia.

“Poinnya agar masalah ini bisa selesai, kalau dikembalikan,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, ditemui terpisah, Roy Suryo menyebut bahwa hal ini merupakan fitnah.

Dirinya menduga, ada motif politik dibalik pengembalian BMN Kemenpora tersebut.

“Ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat serta nama baik saya di tahun politik ini,” ujar Roy Suryo.

Roy Suryo membantah dirinya masih membawa sebanyak 3.226 unit BMN Kemenpora.

“Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebutkan-sebutkan masih saya bawa, padahal tidak sama sekali,” ujar Roy Suryo, Selasa 4 September 2018 malam.

Sumber: Tribune

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *