Sore Ini Prabowo-Sandiaga Bertemu SBY, Ini yang Akan Dibahas

oleh

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Pasangan bakal calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Sandiaga Uno berencana menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 12 September 2018.

 

 

Pertemuan tersebut akan berlangsung Pukul 19.00 WIB.

Pertemuan keduanya tersebut dikabarkan akan membahas pematangan koalisi sekaligus meminta masukan kepada SBY terkait program-program yang tepat untuk Prabowo-Sandiaga, termasuk masalah ekonomi. Sandiaga menjelaskan bahwa topik pembahasan besok lebih kepada masukan untuk mengatasi perekonomian di Indonesia.

1. Prabowo-Sandiaga akan meminta masukan kepada SBY tentang ekonomi Indonesia


Sandiaga menjelaskan, dalam pertemuan dengan SBY, Prabowo dan dirinya akan meminta masukan tentang perekonomian Indonesia. Menurut dia, turbulensi ekonomi eksternal di tahun 2008-2009 lebih dahsyat dibandingkan saat ini.

“Lapangan kerja bisa dijaga, harga-harga bisa tetap stabil waktu itu. Walaupun ada global financial krisis yang mengakibatkan seluruh dunia mengalami turbulensi yang luar biasa dan masuk ke dalam krisis yang multi dimensi pada 2008 dan 2009,” kata Sandiaga Uno di Resto Meradelima, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 11 September 2018.

2. Masukan SBY tentang ekonomi akan menjadi salah satu antisipasi ke depan

Lanjut Sandiaga, meskipun ia tidak berharap Indonesia akan mengalami krisis ekonomi, tetapi masukan dari SBY menjadi salah satu antisipasi apabila terjadi krisis ekonomi lagi di Indonesia.

“Masukan dari SBY, langkah-langkah antisipatif apa yang kita sebagai bangsa bisa memikirkan jauh lebih strategis menurut saya, daripada isu-isu yang berkembang yang ada di masyarakat sekarang,” ujarnya.

3. Demokrat dua kaki adalah masalah internal partai

Tidak hanya itu, pertemuan Prabowo-Sandiaga dengan SBY tersebut dikabarkan akan membahas tentang keseriusan Demokrat untuk mendukung koalisi. Namun, Sandiaga mengatakan bahwa itu bukanlah pembahasan utama salam pertemuan tersebut.

Sandiaga menjelaskan bahwa terkait Demokrat yang bermain dua kaku atau tidak adalah urusan internal partai, dan realitanya, internal partai dan koalisi tentu ada dinamikanya.

“Itu pasti banyak dinamikanya dan kebebasan masing-masing individu, baik pengurus, juga dijamin UU. Tetapi, kita tidak usah terlalu membesar-besarkan hal itu dan tidak perlu itu menjadi ajang pecah belah,” terang Sandiaga.

4. Sandiaga sarankan masalah dukungan individu di Pilpres 2018 tidak dibesar-besarkan

Sandiaga pun menyatakan, masalah siapa yang memberi dukungan ke siapa di Pilpres 2019 nanti, ia berharap agar tidak dibesar-besarkan. Karena itu hanya akan membuat kedua kubu saling balas membalas. Dan baginya, itu tidak sehat untuk demokrasi di Indonesia.

“Itu yang saya harapkan, jangan terjadi dengan isu yang diangkat pemberitaan berkaitan solidaritas masing-masing koalisi. Koalisi Prabowo-Sandiaga Alhamdullilah pada dua kaki Partai Demokrat kokoh di koalisi Prabowo-Sandiaga,” kata dia.

Sumber: IDN Times

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *