Ini Kata PT KAI Soal Gestur Hormat Sebelum Kereta Berangkat Yang Menuai Pro-Kontra

oleh -125 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini memiliki tradisi ‘unik’, yaitu dengan memberikan gestur hormat kepada para penumpang sebelum kereta api berangkat.

 

 

Gestur hormat itu dilakukan dengan menyilangkan tangan di dada dan sedikit membungkukkan badan. Sikap ini dilakukan baik oleh porter, petugas keamanan atau petugas lain.

Selintas, tradisi ini mengingatkan kita akan tradisi menundukkan badan yang ada di Jepang. Sejumlah netizen pun menyoroti gestur tersebut, sehingga menjadi pro dan kontra di masyarakat.

Pro dan kontra tersebut disampaikan salah satunya melalui sosial media Twitter, dengan me-mention akun resmi Twitter PT Kereta Api Indonesia (KAI), @KAI121.

Beberapa masyarakat ada yang mengapresiasi gestur hormat tersebut. Namun, ada yang mengkritik gestur itu karena dianggap berlebihan dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia. Ada juga yang menilai petugas terkesan merendahkan diri di hadapan penumpang.

Padahal, di Jepang biasanya tradisi menundukkan badan itu akan dibalas juga dengan gestur yang sama oleh pihak lain.

Namun, Kepala Humas PT KAI Agus Komaruddin mengatakan, gestur hormat ini sebenarnya sudah dilakukan sejak ada instruksi dari direksi PT KAI, tepatnya 14 Agustus 2018 lalu. Gestur tersebut pertama kali dilaksanakan di Daerah Operasional 1 Jakarta.

“Tujuannya kan sebenarnya pemberian salam hormat atau salam terima kasih, sebagai bentuk untuk meningkatkan pelayanan atau service excellence, pada para penumpang kereta api dengan salam hormat seperti itu,” kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Senin 22 Oktober 2018.

Menurut Agus, pro dan kontra terhadap kebijakan suatu perusahaan merupakan hal yang biasa.

“Jadi memang, kalau mengenai masalah pro kontra dan sebagainya ya monggo, silakan. Masing-masing perusahaan kan punya cara atau perilaku yang mungkin secara formatnya berbeda,” ujar dia.

Tidak Ikuti Negara Lain

Agus menegaskan, gestur hormat yang dilakukan oleh petugas PT KAI tersebut bukanlah suatu adaptasi dari budaya negara lain.

“Tidak. Tidak ada (adaptasi budaya lain),” kata dia.

“(Gestur hormat ini dari) KAI sendiri. Ya monggo orang punya pendapat silakan saja, tapi yang jelas kami memberikan suatu pelayanan seperti itu, dengan menyilangkan tangan di depan dada dengan sedikit membungkuk” lanjutnya.

Menurut dia, gestur hormat yang dilakukan ini sudah melalui pengkajian dari PT KAI.

Tidak Semua Stasiun

Agus melanjutkan, gestur hormat yang dilakukan oleh petugas KAI tersebut tidak diberlakukan di semua stasiun.

“Ini khusus untuk stasiun-stasiun pemberangkatan kereta api jarak jauh atau intercity,” tutur Agus.

Ia mengucapkan, terima kasih diberikan kepada pihak yang telah memberikan masukan kepada PT KAI.

Pihaknya, lanjut Agus, menerima segala saran dan masukan yang diberikan oleh berbagai pihak. Menurut dia, hal tersebut merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap layanan yang diberikan oleh PT KAI.

Ia menyampaikan, saat ini pihaknya belum akan melakukan perubahan terkait gestur hormat tersebut. Meskipun demikian, PT KAI akan tetap melakukan evaluasi terhadap hal ini.

“Kami tetap melakukan evaluasi juga,” kata Agus.

Sumber: Kompas.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *