Liverpool vs Bayern Muenchen dan Lyon vs Barcelona Sama-sama Berakhir Imbang

oleh -51 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Hasil imbang menjadi warna tersendiri di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 yang berlangsung pada Rabu 20 Februari 2019 dini hari WIB.

Di Anfield, Liverpool dan Bayern Muenchen menorehkan hasil imbang 0-0. Hasil serupa juga dicatatkan oleh Lyon dan Barcelona yang bermain di Stadion Groupama.

Dalam laga ini, Liverpool dan Bayern Muenchen menurunkan para pemain inti yang mereka miliki. Di kubu Liverpool. trio Mohamed Salah-Roberto Firmino-Sadio Mane masih menjadi andalan di lini depan. Jordan Henderson jadi poros, diapit oleh Naby Keita dan Georginio Wijnaldum. Lini pertahanan dikomandoi Joel Matip dan Fabinho.

Sementara itu, Bayern Muenchen menurunkan Robert Lewandowski di lini depan, ditemani Kingsley Coman, James Rodriguez, dan Serge Gnabry di lini kedua. Javi Martinez dan Thiago Alcantara jadi penyeimbang di lini tengah, dengan Mats Hummels dan Niklas Suele yang memimpin lini pertahanan.

Sadar bahwa mereka menghadapi lawan yang berat, Liverpool tidak tampil gegabah di pertandingan ini. Sempat bermain agresif di awal babak pertama, seiring jalannya laga Liverpool mulai berusaha untuk main efektif. Mereka membiarkan Bayern menguasai bola lebih banyak, dengan persentase 51% berbanding 49%.

Namun, dari segi peluang, Liverpool mampu mencetak peluang yang lebih banyak dibandingkan Bayern. Total, 8 tembakan mereka hadirkan di babak pertama ini, berbanding 4 tembakan milik Bayern. Kombinasi trio lini depan Liverpool yang apik membuat peluang demi peluang tercipta untuk ‘Si Merah’.

Meski mampu bermain efektif dan menghadirkan tekanan ke lini pertahanan Bayern, Liverpool tetap sulit mencetak gol. Di sisi lain, Bayern juga sedikit kewalahan menghadapi serangan cepat dan tekanan apik dari para pemain Liverpool. Hasilnya, skor 0-0 bertahan sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Liverpool melakukan pergantian pemain untuk menambah daya dobtak di lini serang. Mereka memasukkan James Milner dan Divock Origi, menggantikan Naby Keita dan Roberto Firmino.

Bayern tidak mau kalah. Dengan tujuan yang tidak jauh berbeda, mereka juga memasukkan Franck Ribery, Renato Sanches, dan Rafinha. Dari berbagai pergantian pemain yang dilakukan tersebut, pergantian yang dilakukan oleh Liverpool-lah yang lebih efektif.

Usai mengganti pemain, tekanan dari para pemain Liverpool semakin terasa. Berbagai tendangan mereka lepaskan, bahkan sampai total 15 tembakan mereka lepas di babak kedua ini. Namun, sampai babak kedua usai, skor 0-0 tetap bertahan sampai pertandingan usai. Tidak ada pemenang yang di pertandingan ini.

Lyon vs Barcelona yang Juga Berakhir Imbang

Tampil di kandang sendiri, Olympique Lyon menurunkan para pemain kuncinya. Lini depan diisi oleh Moussa Dembele, didampingi Bertrand Traore, Memphis Depay, dan Martin Terrier di lini kedua. Tanguy Ndombele dan Houssem Aouar mengisi lini tengah, dengan sosok Marcelo dan Jason Denayer sebagai pemimpin di lini pertahanan.

Barcelona yang bertindak sebagai tim tamu juga turun dengan para pemain intinya. Trio Ousmane Dembele, Luis Suarez, dan Lionel Messi mengisi lini depan. Sergio Busquets menjadi metronom, diapit Sergi Roberto dan Ivan Rakitic. Lini pertahanan dipimpin oleh Clement Lenglet dan Gerard Pique.

Meski bermain di kandang lawan, Barcelona berhasil menunjukkan dominasi mereka atas Lyon di laga ini. Masih dengan sosok Messi sebagai pusat serangan, Barcelona mampu menghadirkan tekanan dan ancaman yang berbahaya bagi pertahanan Lyon.

Namun, bukan berarti Lyon berdiam diri begitu saja. Mereka paham bahwa lawan yang dihadapi bukanlah lawan sembarangan. Alhasil, Lyon menerapkan pertahanan yang berlapis di laga ini. Tidak hanya ruang gerak Messi, ruang gerak Suarez dan Dembele pun dipersempit. Rakitic dan Sergi Roberto juga tidak diberikan keleluasaan untuk mengalirkan bola dengan nyaman.

Tidak heran, hal ini membuat Barcelona–yang sukses mencetak 13 tembakan dan menguasai bola sebanyak 56% di pertandingan ini–sulit mencetak gol. Alhasil, skor 0-0 pun bertahan sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, berbagai pergantian pemain dilakukan oleh kedua tim. Di kubu Lyon, Lucas Tousart, Maxwel Cornet, dan Pape Cheikh dimasukkan untuk menambah daya dobrak di lini serang, sekaligus untuk menjaga keseimbangan permainan.

Sedangkan di kubu Barcelona, Philippe Coutinho dan Arturo Vidal menjadi pemain yang dimasukkan oleh Barcelona. Masuknya berbagai pemain baru ini memang memengaruhi permainan, meski pada dasarnya Barcelona tetap jadi tim yang lebih dominan di pertandingan ini.

Namun, sampai pertandingan usai dengan Barcelona yang menorehkan 25 tembakan, tidak ada pemenang yang keluar di pertandingan ini.

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *