Presiden Atletico Madrid Sindir Aksi 5 Jari Cristiano Ronaldo

oleh -27 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Kekalahan Juventus atas Atletico Madrid Rabu lalu berbuntut panjang.

Tensi panas pertandingan telah menyisakan drama yang terus bergulir hingga laga berakhir. Salah satu yang paling menyita perhatian, yaitu aksi lima jari Cristiano Ronaldo ke arah suporter Atletico Madrid.

Wanda Metropolitano memang tidak ramah bagi Cristiano Ronaldo yang bertandang ke sana bersama Juventus. Rabu lalu, kedua tim bertemu pada babak 16 besar Liga Champions 2018/2019.

Sepanjang laga, suporter tuan rumah mengolok-olok pemain asal Portugal tersebut. Mereka bahkan meneriaki eks pemain Real Madrid dan Manchester United tersebut sebagai pemerkosa. Tujuannya tentu saja untuk melemahkan mental CR7 selama bertanding lawan Atletico Madrid.

Tidak tahan dengan perlakuan tuan rumah, Ronaldo pun membalas. CR7 memberi salam lima jari sebagai tanda bahwa dia telah merebut lima gelar Liga Champions.

Juventus sendiri akhirnya kalah 0-2 pada laga ini. Gol dar Jose Gimenez dan Diego Godin memaksa skuat Si Nyonya Tua pulang dengan tangan hampa dari Wanda Metropolitano.

Ronaldo pertama kali merebut gelar Liga Champions saat memperkuat Manchester United (2007/08). Sedangkan empat lainnya diraih bersama Real Madrid. Dari empat gelar tersebut, dua diantaranya diraih dengan mengalahkan Atletico Madrid di babak final.

Menanggapi salam lima jari Cristiano Ronaldo, Presiden Atletico Madrid, Enrique Cerezo, justru menyampaikan pernyataan aneh saat meladeni wawancara radio Italia, Radio CRC. Menurutnya, gelar Liga Champions yang diraih Ronaldo bukan lima, tetapi tiga saja.

“Bagi saya, Cristiano tidak punya 5 gelar Liga Champions. Dia punya tiga dan untuk satu alasan yang sangat simpel. Dia tidak memenangkan dua kali melawan Atletico. Lalu siapa yang merebutnya? Itu akan kita bahas dalam wawancara selanjutnya,” kata Cerezo.

Gol Morata

Sementara itu, saat berbicara kepada Radio Kiss Kiss Napoli, Cerezo sempat menyinggung gol Alvaro Morata pada menit ke-70 yang dianulir wasit setelah melihat tayangan ulang melalui VAR. Wasit membatalkan gol itu karena menganggap Morata lebih dulu menjatuhkan Chiellini.

“Itu benar-benar gol bersih. Saya pikir Anda harus mendorong dengan sangat keras untuk menjatuhkan Chiellini. Anda butuh mesin derek,” kata Enrique Cerezo.

Sumber: Bola.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *