Donald Trump Nyatakan Amerika Serikat Keluar dari Perjanjian Senjata PBB

oleh -62 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat keluar dari perjanjian senjata internasional. Perjanjian tersebut ditandatangani pada tahun 2013 lalu oleh Presiden Barack Obama.

Hal itu diungkapkan Donald Trump saat pertemuan tahunan anggota lobi senjata organisasi senapan Amerika (NRA). Pernyataan ini sekaligus tindakan terbaru Amerika Serikat untuk keluar dari perjanjian Internasional.

“Kami mengambil kembali tanda tangan kami,” kata Donald Trump pada ribuan hadirin yang bersorak-sorai, banyak yang memakai topi merah berhiaskan slogan presiden “Make America Great Again” seperti dikutip dari Reuters, Sabtu 27 April 2019.

Di Twitter, Donald Trump menyebut keputusan itu untuk mempertahankan kedaulatan Amerika Serikat.

“Kami tidak akan pernah membiarkan birokrat asing menginjak-injak kebebasan Amandemen Kedua Anda,” tulis Donald Trump.

Trump mengatakan PBB akan segera menerima pemberitahuan resmi tentang penarikan itu.

Menanggapi hal itu, juru bicara PBB Stephane Dujarric menyebut perjanjian itu pencapaian penting dalam upaya untuk memastikan tanggung jawab dalam transfer senjata internasional. Pejabat PBB itu mengatakan mereka tidak menyadari bahwa Donald Trump telah berencana untuk mencabut tanda tangan Amerika Serikat.

Kebijakan Donald Trump ini mendapat tentangan langsung dari kelompok-kelompok hak asasi manusia internasional.

“Amerika Serikat sekarang akan mengunci senjata dengan Iran, Korea Utara, dan Suriah sebagai pihak yang tidak menandatangani perjanjian bersejarah ini yang tujuan utamanya adalah melindungi orang-orang tidak bersalah dari senjata mematikan,” kata Presiden Oxfam Amerika, Oxfam Abby Maxman.

Sejauh ini, 101 negara secara resmi bergabung dalam perjanjian. 29 lainnya, termasuk Amerika Serikat, menandatanganinya, tetapi belum secara resmi bergabung. Perjanjuan tersebut mencakup ekspor senjata, mulai dari senjata api kecil hingga tank, tetapi tidak untuk penjualan domestik.

Dengan pengumuman hari Jumat, Donald Trump melanjutkan upayanya untuk membalikkan inisiatif era Obama. Ini adalah langkah terbaru Amerika Serikat keluar dari perjanjian Internasional.

Hampir dua tahun lalu, Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari Perjanjian Iklim Paris. Perjanjian itu bertujuan untuk mengurangi emisi karbon global yang dihubungkan para ilmuwan dengan perubahan iklim yang berbahaya. Partai Republik berpendapat ekonomi Amerika Serikat akan menderita jika memnuhi tujuan pengurangan karbon sesuai dengan kesepakatan itu.

Pada bulan Mei 2018, Donald Trump menarik Amerika Serikat dari kesepakatan Internasional 2015 yang meringankan sanksi terhadap Iran dengan imbalan pembatasan ketat atas aktivitas nuklirnya. Amerika Serikat sejak itu memberlakukan kembali beberapa sanksi yang telah ditangguhkan berdasarkan kesepakatan.

Sumber: Sindonews

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *