Manchester United vs Chelsea, Duel Rp 1,3 Triliun

oleh -32 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Pertandingan Liga Inggris Manchester United vs Chelsea di Old Trafford, Minggu 28 April 2019 akan menentukan siapa klub yang berpeluang merebut €83,4 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun di Liga Champions musim depan.

Uang €83,4 juta adalah total hadiah yang bisa direbut sebuah klub dari bermain di Liga Champions musim depan, mulai dari tampil di babak grup hingga menjadi pemenang di laga final. Uang itu masih bisa bertambah melalui pendapatan dari hak siar pertandingan.

Untuk menggambarkan betapa ketatnya persaingan merebut dua tiket ke Liga Champions musim depan, perbedaan poin antara Tottenham (70 poin) yang kini berada di posisi ketiga hingga ke Manchester United di posisi keenam hanya enam poin.

Di atas kertas Tottenham lebih diunggulkan. Meraih dua kemenangan dari tiga laga tersisa maka The Lilywhites sudah memastikan tiket ke Liga Champions musim depan. Dengan demikian, tinggal satu tiket yang diperebutkan, maka dari itu hasil laga Manchester United vs Chelsea sangat krusial.

Bagi Manchester United, masuk empat besar di klasemen akhir Liga Inggris adalah satu-satunya untuk bisa bermain di Liga Champions musim depan. Sementara Chelsea memiliki dua cara, yaitu merebut posisi empat besar atau menjadi juara Liga Europa musim ini.

Dengan posisi empat besar sebagai taruhannya, laga Manchester United vs Chelsea dipastikan akan berlangsung menarik. Tidak hanya menarik, laga di Old Trafford juga akan sulit diprediksi karena baik Manchester United dan Chelsea sama-sama sedang tidak konsisten dalam beberapa laga terakhir.

Manchester United memiliki catatan lebih buruk setelah menelan tiga kekalahan beruntun dari Barcelona, Everton, dan terakhir Manchester City. The Red Devils kebobolan sembilan kali dan tidak mampu mencetak gol.

Jika ditarik ke belakang lagi, Manchester United hanya mampu mencetak gol di satu pertandingan dalam lima pertandingan terakhir, yaitu saat mengalahkan West Ham United 2-1.

Sementara Chelsea memiliki catatan yang lebih baik. Meskipun begitu, penampilan The Blues juga tidak konsisten setelah hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.

Menanti Gebrakan Ole Gunnar

Permainan Manchester United yang mengandalkan direct football dikabarkan tidak disukai Paul Pogba dan kawan-kawan. Dengan komposisi pemain yang dimiliki saati ini, Manchester United lebih cocok memainkan possession football dengan mengandalkan Pogba, Nemanja Matic dan Juan Mata di lini tengah.

Sudah saatnya Solskjaer memberikan kepercayaan kepada pemain yang selama ini dicadangkannya, seperti Mata, Ander Herrera, dan Alexis Sanchez karena ketiga pemain tersebut sudah memiliki banyak pengalaman bermain di Liga Inggris.

Manchester United harus lebih kreatif dalam membangun serangan, berani, dan jeli di depan gawang lawan. Pasalnya, dalam tiga pertandingan terakhir, Manchester United tidak mampu mencetak gol dan kebobolan sembilan kali.

Di kubu Chelsea, Maurizio Sarri harus bisa menentukan pilihan antara memainkan Gonzalo Higuain atau Olivier Giroud sebagai penyerang tengah. Higuain mencetak gol pertama sejak 3 Maret lalu ketika melawan Burnley, Senin 21 April 2019. Semenara Giroud mencetak empat gol dalam lima kali terakhir menjadi starter di semua kompetisi.

Siapapun yang menjadi penyerang tengah Chelsea sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Sarri harus lebih fokus meningkatkan performa para pemain sayap dan lini tengah. Pasalnya, dalam beberapa laga terakhir, Chelsea terlihat sangat mengandalkan Eden Hazard.

Pemain sehebat Hazard juga membutuhkan bantuan. Sebagai opsi, Sarri bisa memainkan Pedro Rodriguez dan Willian untuk membantu serangan Chelsea.

Sumber: CNN Indonesia

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *