Gaya Nyentrik Susi Pudjiastuti Saat Pimpin Penenggelaman 13 Kapal Vietnam di Kalimantan Barat

oleh -61 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memimpin langsung penenggelaman 13 kapal pencuri ikan di Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu 4 Mei 2019 lalu.

Di balik aksinya yang gagah menenggelamkan kapal asing pelaku illegal fishing untuk menegakkan martabat bangsa, terdapat sejumlah aksi nyentrik yang tidak luput dari bidikan kamera.

Menurut pantauan, Menteri Susi tiba di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak sekitar pukul 08.30 WIB, dengan mengenakan baju lengan panjang warna biru hitam dibalut jaket biru.

Tidak ketinggalan aksesoris kacamata hitam, anting bulat besar, rambut dijepit dan scraf bercorak putih biru di lehernya.

Menteri Susi kemudian mengikuti serangkaian acara seremonial berupa penyampaian kata sambutan dan simulasi pembakaran barang bukti isi kapal pencuri ikan di Stasiun PSDKP Pontianak.

Lalu sekitar pukul 09.50 WIB, Menteri Susi bersama rombongan naik ke kapal yang disediakan untuk menuju Pulau Datuk.

Setidaknya, ada tiga kapal yang disediakan untuk mengangkut rombongan serta dua kapal patroli, masing-masing milik PSDK Pontianak dan TNI Angkatan Laut.

Satu kapal berisi rombongan termasuk Menteri Susi dan sejumlah pejabat daerah. Sementara dua kapal lain diisi masing-masong kameramen dan fotografer.

Duduk di Haluan Kapal

Waktu tempuh perjalanan laut dari dermaga PSDKP Pontianak ke perairan Pulau Datuk mencapai 3 jam lamanya. Sekitar pukul 13.10 WIB, seluruh kapal telah tiba di perairan Pulau Datuk.

Menteri Susi yang kini telah berganti pakaian dengan kaos biru lengan panjang dibalut cardingan hitam celana kain hitam dan sepatu sneakers telah nongkrong di haluan kapal.

Di belakangnya, tampak sejumlah pejabat daerah seperti Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Baginda Polin Lumban Gaol, Kapolda Kalimantan Barat (Pol) Didi Haryono, dan Danlantamal XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Greg Agung.

Saat kapal pencuri ikan satu per satu ditenggelamkan, Susi tampak kegirangan sambil mengangkat tangan terkepal. Sesekali dia juga terlihat memberi komando kepada anggotanya.

Pesan Untuk Dunia

Sebagaimana diketahui, Menteri Susi semakin menjadi sorotan saat nekat meledakkan kapal pencuri ikan di perairan Indonesia, sesaat setelah dia dilantik Oktober 2014.

Sejak saat itu, sampai sekarang, sudah 503 kapal pencuri ikan yang karam di tangan Susi.

Jumlah tersebut terdiri dari 284 kapal Vietnam, 92 kapal Filipina, 23 kapal Thailand, 73 kapal Malaysia, 2 kapal Papua Nugini, 1 kapal RRT, 1 kapal Nigeria, 1 kapal Belize, dan 26 kapal Indonesia.

Ya, dulu memang diledakkan menggunakan dinamit. Sekarang hanya ditenggelamkan. Menurut Susi, peledakkan atau penenggelaman hanya soal teknis, yang paling penting adalah memberikan sinyal kepada dunia, Indonesia tidak main-main soal aksi illegal fishing.

“Ya memang, sudah beberapa kali kita tenggelamkan dengan melubangi bawah kapal. Dulu diledakkan. Sama saja, itu kan hanya soal teknis,” kata Susi, usai penenggelaman 13 kapal nelayan Vietnam di Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu 4 Mei 2019.

Pastikan Hukum Berjalan

Menurut dia, kehadirannya dalam prosesi penenggelaman kapal tersebut untuk memastikan kapal tersebut benar-benar ditenggelamkan.

“Kita pernah menemukan kapal yang pernah ditangkap itu ditangkap lagi,” ucapnya.

Selain itu, dia juga ingin bertemu para penegak hukum di Kalbar dan memastikan perkara ini ditangani dengan baik.

“Saat ini masih ada 90 kapal asing yang belum inkrah. Ada yang dalam proses banding, ada yang kasasi,” ujarnya.

Dia harap, putusan ke-90 kapal itu nantinya dimenangkan negara, agar dapat segera ditenggelamkan.

Sumber: Kompas

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

One thought on “Gaya Nyentrik Susi Pudjiastuti Saat Pimpin Penenggelaman 13 Kapal Vietnam di Kalimantan Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *