Polri Sebut Tidak Bekali Aparat Dengan Peluru Tajam

oleh -31 views

BeritaAkurat.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo membantah ada anggotanya yang menggunakan peluru tajam dalam mengamankan aksi massa 21-22 Mei di Gedung Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu.

“Aparat keamanan dalam pengamanan unjuk rasa tidak dibekali oleh peluru tajam dan senjata api,” ujar Dedi saat dihubungi, Rabu 22 Mei 2019.

Sebelumnya, Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengunggah lima buah foto dalam akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, diperlihatkan tiga selongsong peluru dan disertai keterangan foto: “Bukti-bukti kebiadaban semalam dari aparat terhadap rakyat”. Namun, caption tersebut telah dihapus pagi ini.

Dedi mengatakan, ia sudah memperingatkan bahwa akan ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi unjuk rasa ini. Maka dari itu, ia meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal pun ikut menegaskan Polri dan TNI telah diinstruksikan tidak membawa peluru tajam saat pengamanan aksi 22 Mei. Iqbal menuturkan jika terjadi situasi terburuk, yaitu penembakan dengan peluru tajam, maka dia memastikan itu bukan perbuatan TNI-Polri,” kata Iqbal.

Iqbal menambahkan TNI-Polri memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku secara nasional dan internasional dalam menghadapi kerumunan massa.

“Mulai dari yang soft atau lunak sampai upaya keras sesuai tingkat ancaman yang ada,” ucap dia.

Sumber: Tempo

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *