Rodrigo Duterte Akan Bertemu Xi Jinping Bahas Sengketa Laut China Selatan

oleh -15 views

BeritaAkurat.com – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, akan bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, untuk mendiskusikan putusan arbitrase dalam kasus sengketa kepemilikan wilayah maritim di Laut China Selatan.

Duterte mendapat desakan kuat dari publik Filipina untuk bersikap tegas terhadap China soal ini.

Saat ini, Duterte menikmati dukungan 80 persen publik Filipina berdasarkan survei yang digelar beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Presiden, Salvador Panelo, mengatakan dia telah bertanya kepada Duterte soal siapa yang menggagas rencana pertemuan ini.

“Ingat saat saya bilang sebelumnya bahwa akan ada waktu saya akan mengangkat putusan arbitrase ini?” kata Panelo mengutip Duterte kepada media seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa, 7 Agustus 2019.

Panelo melanjukan dengan mengutip Duterte, ‘Inilah waktunya. Itu sebabnya saya akan ke sana,’ Itu yan dikatakan Presiden.”

Panelo tidak mengungkapkan detil rencana isi pembicaraan itu. Namun, rencananya Duterte akan datang ke China sebelum akhir Agustus 2019 ini.

Menurut Panelo, Duterte juga akan mengangkat isu soal kerja sama eksplorasi energi di Zona Ekonomi Ekslusif, yang dinilai menyimpan kekayaan alam berlimpah.

Rencana pertemuan ini digelar saat China mendapat tekanan dunia internasional terkait klaim sepihak China atas kawasan Laut China Selatan.

Baru-baru ini seusai rapat menteri Luar Negeri Asia di Bangkok, Thailand, Menlu AS, Mike Pompeo, mengatakan,”China berperilaku buruk dalam perdagangan dan klaim laut selama puluhan tahun.”

Hubungan Filipina dan China mulai menegang belakangan terkait insiden ‘serbuan’ lebih dari 100 kapal nelayan China di dekat pulau yang dikuasai Filipina.

Kapal nelayan China juga dituding menabrak kapal nelayan Filipina hingga rusak dan tenggelam beberapa waktu lalu.

Ketegangan kedua terkait lewatnya lima kapal perang China pada Juli 2019 di kawasan laut 12 mil. Menhan Filipina, Delfin Lorenzana, mengatakan insiden itu menunjukkan kegagalan mengikuti protokol dan tata krama umum.

Media Filipina yaitu Rappler melansir ini akan menjadi kunjungan kelima Duterte ke China. Kunjungan terakhir ke sana terjadi pada empat bulan lalu.

Sumber: Tempo

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *