Beda Nasib Partai Pro-Pemerintah: Hanura dan PKPI Tidak Dapat Jatah

oleh -20 views

BeritaAkurat.com – Presiden Jokowi membentuk Kabinet Indonesia Maju dengan melantik 38 menteri dan 12 wakil menteri. Mereka berasal dari dari kalangan profesional, parpol, hingga pendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Saat Pilpres, Jokowi-Ma’ruf didukung oleh sepuluh partai politik. Mereka adalah PDIP, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI dan PBB. Sayangnya, dari sepuluh partai tersebut, tak semuanya mendapat jatah di kabinet. Hanura, PKPI dan PBB harus rela tak kebagian kursi menteri atau Wamen.

Tentunya hal ini menjadi kecemburuan di kalangan parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf. Salah satunya adalah Hanura. Mereka kecewa, Jokowi tak menempatkan kader terbaiknya di Kabinet Indonesia Maju, meski PKPI, Hanura dan PBB tak lolos ke parlemen.

Padahal, ada PSI dan Perindo yang juga tak lolos ke parlemen tapi mendapat jabatan wakil menteri. Selain itu, ada juga dari kalangan relawan Jokowi yang bukan dari kalangan parpol, yakni Ketua Umum Projo, Budi Ari Setiadi, malah ditunjuk sebagai Wamendes PDTT.

“Padahal Hanura berkontribusi 16 kursi DPR ketika mendaftarkan capres dan cawapres Jokowi-Maruf di KPU,” kata Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah, saat dihubungi, Jumat (25/10).

Dia memandang Jokowi hanya melihat parpol koalisinya berdasarkan perolehan suara semata. Bukan faktor kebersamaan saat memenangkan Pilpres 2019.

“Jokowi hanya menghitung kawan berdasarkan kalkulator semata, yakni hanya memandang jumlah suara partai saja,” tutur Inas.

Beda dengan Hanura, PKPI mengaku tak masalah mereka tak mendapat jatah menteri atau wamen. Sekjen PKPI, Verry Surya Hendrawan, mengaku partainya tulus mendukung tanpa imbalan.

“Bahwa belum ada kader PKPI yang mendapatkan amanah, kami tentu saja menyerahkan sepenuhnya kepada Bapak Presiden. Karena ini adalah hak prerogatif beliau. Kami memberikan dukungan tanpa syarat. Ini komitmen tulus kami, titik tanpa koma (imbalan -red),” kata Verry dalam keterangannya.

“Kami meyakini bahwa penetapan para wamen hari ini juga merupakan keputusan terbaik Presiden dan Wakil Presiden, demi lebih memuluskan roda pemerintahan,” katanya.

Berikut formasi lengkap Kabinet Indonesia Maju 2019-2024

Menteri

Mahfud MD: Menkopolhukam

Muhadjir Effendy: Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan

Luhut Panjaitan: Menko Kemaritiman dan Investasi

Nadiem Makarim: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Wishnutama Kusubandio: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Erick Thohir: Menteri BUMN

Tito Karnavian: Menteri Dalam Negeri

Airlangga Hartarto (Golkar): Menko Perekonomian

Pratikno: Mensesneg

Prabowo Subianto (Gerindra): Menteri Pertahanan

Edhy Prabowo (Gerindra): Menteri Kelautan dan Perikanan

Sri Mulyani Indrawati: Menteri Keuangan

Syahrul Yasin Limpo (NasDem): Menteri Pertanian

Agus Gumiwang (Golkar): Menteri Perindustrian

Juliari Batubara (PDIP): Menteri Sosial

Siti Nurbaya Bakar (NasDem): Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Suharso Monoarfa (PPP): Menteri BPN dan Kepala Bappenas

Basuki Hadimuljono: Menteri PUPR

Ida Fauziyah (PKB): Menteri Tenaga Kerja

Fachrul Razi: Menteri Agama

Zainuddin Amali (Golkar): Menteri Pemuda dan Olahraga

Bahlil Lahadalia: Kepala BKPM

Abdul Halim Iskandar (PKB): Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Yasonna Laoly (PDIP): Menkumham

Budi Karya Sumadi: Menteri Perhubungan

Sofyan Djalil: Menteri Agraria dan Tata Ruang

Tjahjo Kumolo (PDIP): Menteri PAN RB

Bambang Brodjonegoro: Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional

Johnny G Plate (NasDem): Menkominfo

Agus Suparmanto: Menteri Perdagangan

Teten Masduki: Menteri Koperasi dan UMKM

Terawan Agus Putranto: Menteri Kesehatan

Retno Marsudi: Menteri Luar Negeri

Arifin Tasyrif: Menteri ESDM

I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga: Menteri Pemberdayaan Perempuan

Moeldoko: Kepala Staf Kepresidenan

Pramono Anung (PDIP): Sekretaris Kabinet

ST Burhanuddin: Jaksa Agung

Wakil Menteri

  1. Budi Gunadi Sadikin (Dirut Inalum): Wamen BUMN
  2. Wahyu Sakti Trenggono (Bendahara TKN): Wamen Pertahanan
  3. Zainut Tauhid Sa’adi (PPP): Wamen Agama
  4. Angela Herliani Tanoesoedibjo (Perindo): Wamen Pariwisata dan Ekraf
  5. Surya Tjandra (PSI): Wamen Agraria dan Tata Ruang
  6. Wempi Wetipo (PDIP – mantan Bupati Jayawijaya): Wamen PUPR
  7. Kartika Wirjoatmodjo (Dirut Mandiri): Wamen BUMN
  8. Mahendra Siregar (Dubes RI untuk AS): Wamenlu
  9. Alue Dohong (Badan Restorasi Gambut): Wamen Lingkungan Hidup dan Kehutanan10.
  10. Budi Arie Setiadi (Ketum Projo): Wamendes PDTT
  11. Jerry Sambuaga (Golkar): Wamendag
  12. Suahasil Nazara (Kepala Badan Kebijakan Fiskal): Wamenkeu

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *