Anies Baswedan Mengaku Tidak Tahu Soal Anggaran Lift Rumah Dinas Gubernur

oleh -318 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tidak mengetahui perihal anggaran pengadaan lift untuk rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yang berada di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

 

 

Anies mengatakan baru mendengar hal itu dari sejumlah pemberitaan. Dia kemudian memanggil Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah untuk menjelaskan hal tersebut.

Dari keterangan Saefullah, kata Anies Baswedan, penganggaran lift di rumah dinas Gubernur bukan pertama kali ini terjadi.

“Untung ketemu tuh jadi tahu. Kemudian saya bilang ke Pak Sekda, “Pak Sekda ini apa?” dan dia bilang “Uda kedua kalinya Pak, tahun lalu juga kejadian”, kata Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu 24 January 2018.

Anies mengatakan, dari penjelasan Saefullah, tahun lalu ada rencana untuk melakukan pemugaran besar-besaram rumah tersebut dengan mengganti marmer lantai rumah dinas. Namun, Saefullah tidak mengetahui pemugaran tersebut termasuk memasang lift rumah dinas.

Anies pun meminta Saefullah untuk mencari tahu siapa yang memasukkan anggaran tersebut.

“Dan itu dicek siapa yang masukkin dan ada apa. Kata Pak Sekda, tahun lalu malah ada renovasi besar untuk mengganti marmer kata dia. Yaudalah jangan coba-coba masukkin anggaran,” ujar Anies.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah pada saat dikonfirmasi menyebutkan, adanya anggaran pengadaan lift untuk rumah dinas Gubernur DKI Jakarta merupakan kesalahan input data Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan.

“Jadi ini hanya kesalahan input, perencanaan dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan,” kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta.

Sementara, Kepala Dinas Cipta Karya, Penataan Kota, dan Pertanahan DKI Jakarta Benny Agus Chandra membenarkan rencana pengadaan lift di rumah dinas Gubernur merupakan ide pihaknya. Pengadaan lift bertujuan memudahkan tamu difabel yang mengunjungi rumah dinas Gubernur.

Dalam situs sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), sirup.lkpp.go.id tertulis anggaran pengadaan elevator atau lift rumah dinas (rumdin) Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp 750,2 juta.

Pengadaan lift rumah dinas Gubernur DKI, yang terdiri dari 2 lantai tersebut, masuk dalam pos anggaran Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pemprov DKI Jakarta tahun 2018. Pengadaan elevator tersebut dilakukan dengan skema pengadaan langsung.

 

Sumber: Kompas

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *