Cawapres Joko Widodo Diprediksi Salah Satu dari 3M

oleh -282 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Pertemuan enam ketua umum partai politik koalisi pendukung Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, menghasilkan satu nama calon Wakil Presiden pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2018 mendatang.

 

 

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari memprediksi satu nama yang telah disepakati menjadi cawapres Joko Widodo tidak jauh dari 3M, yaitu Mahfud MD, Moeldoko, Ma’ruf Amin.

“Kemungkinan cawapres Joko Widodo mengerucut pada salah satu dari 3M: Mahfud, Moeldoko, Maruf Amin.” ujar Qodari kepada wartawan, Selasa 24 Juli 2018.

Qodari menilai, 3 nama tokoh itu memenuhi lima kriteria sebagai pendamping Joko Widodo.

Pertama berasal dari kalangan non-parpol, dapat menepis isu SARA yang mengarah ke Joko Widodo, berusia senior, disetujui oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dan sesuai kebutuhan Joko Widodo.

“Mengapa non-parpol, karena jika Pak Jokowi memilih cawapresnya dari orang parpol, parpol lain bisa cemburu,” ujarnya.

Partai-partai politik, kata Qodari, mengincar kursi cawapres agar mendapatkan efek ‘ekor jas’ untuk meningkatkan suara partainya di Pemilu 2019. Tapi, memilih cawapres dari partai pendukung akan berisiko. Resikonya yang terjadi adalah perpecahan di internal koalisi.

Kriteria kedua adalah figur yang dapat menjawab pertanyaan seputar isu SARA yang sering digunakan sebagai senjata oleh lawan-lawan politik Presiden Joko Widodo. Syarat ini bisa dipenuhi oleh figur dari dua kalangan.

“Kalau enggak hijau santri, ya hijau TNI-Polri. Kira-kira begitu, hijaunya hijau militer-lah,” terangnya.

Menurut Qodari, kriteria ketiga adalah jika Jokowi memilih cawapres yang relatif muda, cawapres itu bisa dianggap berambisi maju di pemilihan presiden 2024. Sebagai wakil presiden Jokowi, seseorang akan menjadi calon kuat dalam pemilihan presiden 2024.

“Nah, itu partai-partai yang lain enggak mau tuh kasih karpet merah sama kompetitor,” ucap Qodari.

Selanjutnya, kriteria keempat cawapres Jokowi adalah mendapat persetujuan dari Megawati Sukarnoputri. Presiden Joko Widodo adalah kader PDIP. Dengan demikian, harus mendapat izin dari Ketua Umumnya untuk mengusung seorang cawapres.

Dan yang kelima, tokoh yang sesuai dengan kebutuhan Joko Widodo. Sosok tersebut biasanya dari kalangan orang yang tegas dan berani, seperti halnya FX Hadi Rudyatmo pendamping Jokowi saat menjabat Walikota Solo atau seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang pernah mendampinginnya saat memimpin DKI Jakarta.

Sumber: Merdeka.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *