Ditangkap Karena Korupsi, Pangeran Saudi Ini Enggan Menyerahkan Harta Demi Bebas

oleh -332 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Pangeran Arab Saudi, Al Waleed Bin Talal, yang ditangkap atas tuduhan korupsi, menolak menyelesaikan kasus dengan menyerahkan harta demi kebebasannya.

 

Middle East Monitor mengutip Financial Times pada Senin 18 Desember 2017, melaporkan, Pangeran Al Waleed akan berupaya melawan tuduhan korupsi yang menimpanya. Dia juga telah menyewa pengacara untuk menyelesaikan kasusnya.

Pangeran Al Waleed ditangkap pada bulan lalu bersama lebih dari 200 orang lainnya, termasuk anggota keluarga kerajaan dan pejabat senior dalam program pembersihan korupsi terbesar dalam sejarah kerajaan Arab Saudi.

Namun, banyak pangeran yang dilaporkan telah mencapai kesepakatan finansial untuk penyelesaian kasus sebagai imbalan untuk kebebasan mereka.

Dengan pemberantasan korupsi, pemerintah Saudi ingin mengamankan uang sebesar US$ 100 miliar untuk membiayai defisit anggaran negara.

Laporan lain menyebutkan, seorang bankir yang dekat dnegan Al Waleed mengklaim bahwa pangeran Arab Saudi itu akan melakukan kesepakatan dengan pihak berwenang Saudi untuk menjamin kebebasannya.

Artinya, Al Waleed harus melepaskan sebagian hartanya. Kekayaan Al Waleed telah mengalami penurunan dramatis sejak penangkapannya.

Dengan kekayaannya, Pangeran Al Waleed membantu banyak institusi keuangan dan perbankan selama bertahun-tahun, terutama bank Citigroup asal Amerika Serikat, melalui perusahaan Kingdom Holding Company.

Financial Times menyebutkan miliaran US$ telah hilang dari kantong investor terkenal di Arab Saudi itu. Kekayaan bersih Al Waleed berkurang hingga US$ 2 miliar menjadi US$ 16 miliar atau Rp 217,2 triliun.

Kingdom Holding Company juga kehilangan hampir seperlima asetnya menjadi US$ 8,5 miliar.

Pangeran Alwaleed merupakan cucu dari Ibnu Saud, pendiri kerajaan Arab Saudi. Ia memulai kerajaan bisnisnya dengan modal US$ 30.000 yang didapat dari ayahnya dan US$ 300.000 yang didapat dari pinjaman.

Kemudian, pada tahun 2005, kekayaannya mencapai US$ 10 miliar. Oleh karena itu, ia diberi julukan “Buffett of Arabia” atau miliuner dari Arab.

 

Sumber: Kompas.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *