Donald Trump: Soal Korea Utara, Rusia Sama Sekali Tidak Membantu

oleh -310 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh Rusia membantu Korea Utara untuk mendapatkan pasokan yang melanggar sanksi internasional.

 

 

Dengan begitu, negara pimpinan Kim Jong Un disebut semakin dekat untuk menembakkan rudal jarak jauh ke daratan Amerika Serikat.

“Rusia sama sekali tidak membantu kita terkait Korea Utara,” katanya di Gedung Putih, dalam wawancara dengan Reuters, seperti dilansir dari The Guardian, Rabu 17 Januari 2018.

“Apa yang China lakukan, Rusia malah tenggelam. Dengan kata lain, Rusia sedang mencari tahu apa yang sedang dilakukan China,” ucapnya.

Wawancara selama 53 menit itu juga mengungkap keraguan Donald Trump mengenai apakah pembicaraan dengan Kim Jong Un akan berguna.

“Saya akan duduk bersama Kim, tapi saya tidak yakin itu akan memecahkan masalah,” katanya.

Menurutnya, negosiasi di masa lalu dengan Korea Utara oleh pendahulunya telah gagal mengendalikan program nuklir dan rudal yang diluncurkan oleh Korea Utara.

“Saya tidak yakin pembicaraan akan menghasilkan sesuatu yang berarti. Mereka telah berdiskusi selama 25 tahun dan mereka telah mengambil keuntungan dari presiden kita sebelumnya,” ujar Donald Trump.

Donakd Trump menolak berkomentar tentang pernahkah dia berkomunikasi dengan Kim Jong Un atau tidak.

Pria berusia 71 tahun itu berkeinginan untuk menyelesaikan kebuntuan dengan Korea Utara dengan cara damai, kendati hal tersebut seperti sangat tidak mungkin.

Dalam wawancara, Donald Trump memuji China atas upayanya membatasi pasokan minyak dan batu bara ke Korea Utara. Namun, menurutnya, China bisa berbuat lebih banyak lagi.

Dia berpendapat Rusia telah mengisi kekosongan pasokan itu. Sebelumnya, pada Desember 2017, sumber keamanan Eropa Barat melaporkan kapal tanker Rusia telah memasok bahan bakar ke Korea Utara, setidaknya tiga kali dalam beberapa bulan terakhir.

Rusia membantah telah mentransfer kargo di laut kepada Korea Utara yang tentu melanggar sanksi internasional.

Korea Utara mengandalkan bahan bakar impor untuk menjalankan kegiatan ekonomi. Minyak juga dibutuhkan untuk program rudal balistik antarbenua dan program nuklirnya.

 

Sumber: Kompas

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *