Hanura Soal Kader Demokrat Dukung Jokowi: SBY Dua Kali Dikadalin Prabowo

oleh -179 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Sikap Partai Demokrat yang memberikan dispensasi bagi para kadernya yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 menuai pro dan kontra, baik dari kubu pemerintah atau oposisi.

 

 

Hanura menilai sikap ini muncul karena proses politik yang terjadi antara Gerindra dan Demokrat.

Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah Zubir, menilai selama ini Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa banyak dipermainkan oleh Prabowo Subianto.

“Kan dikadalin dua kali. Karena itu kekecewaan Demokratlah. Saya kira wajar Pak SBY marah, bentuk kekecewaannya,” kata Inas kepada wartawan, Senin 10 September 2018.

“Karena juga kadernya kecewa di bawah itu loh yang marah dan kecewa bukan hanya Pak SBY. Siapa pun kader Demokrat pasti akan kecewa dan marah. Dia merasa karena ketum dikadalin, lebih baik dukung Jokowi saja. Bukan main dua kaki juga, ada sebab akibatnya, ” lanjutnya.

Inas menjelaskan, kekecewaan tersebut bermula saat Prabowo menjanjikam Ketua Kogasma Demokrat Agus Yudhoyono (AHY) untuk menjadi cawapres. Namun, kenyatannya Prabowo malah memilih mantan kader Gerindra Sandiaga Uno.

“Demokrat kan dikadalin terus. Kita tahu waktu pertama tidak mungkinlah Syarief Hasan berbohong, ini kan mengatakan bahwa meminta AHY untuk jadi cawapres Prabowo. Tapi ada gleger, petir di siang bolong, yang dilih Sandiaga Uno, ” ujarnya

Tak hanya itu, Inas juga menyinggung soal posisi ketua tim sukses yang akhirnya dijabat oleh kader Gerindra, Djoko Santoso. Padahal, posisi strategis tersebut juga dijanjikan untuk Demokrat.

“Kita dengar mengatakan Prabowo, Habiburokhman mengatakan bahwa akan didaulat timses adalah AHY. Ternyata ketua tim Djoko Santoso. Apa enggak dikadalin itu. SBY dikadalin sama Prabowo,” lanjutnya.

Sehingga, Hanura tidak kaget jika saat ini Demokrat tak menindak kadernya yang mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Jadi kalau sekarang Demokrat mengatakan terserah kadernya, ya artinya dia melawan si kadal itu. Jadi namannya koalisi setengah hati,” pungkasnya.

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *