Kabareskrim: Presiden Minta Politik dan Keamanan Stabil

oleh -239 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Presiden Joko Widodo memanggil 80 orang perwira tinggi (Pati) TNI-Polri di Istana Negara. Ditemui usai pertemuan, Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengungkapkan, Jokowi berpesan kepada para pati untuk menjaga sinergitas TNI dan Polri.

 

 

Selain itu, Jokowi juga meminta Polri untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan jelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Dengan politik dan keamanan yang stabil, maka akan bisa mendukung program-program pembangunan nasional. Ini dia hal penting yang disampaikan kepada kami 80 orang Pati TNI-Polri, Polri ada 23 dan sisanya TNI,” kata Arief di lokasi, Selasa 4 September 2018.

Lebih lanjut, saat ditanya mengenai kendala yang ia hadapi selama menjadi Kabareskrim, Arief mengaku hingga saat ini belum menemui kendala apapun. Meski demikian, ia menyebut akan menyusun beberapa program untuk melakukan pembenahan di Bareskrim.

“Setiap pejabat baru kan pasti punya program untuk pembenahan supaya meningkat kinerjanya. Kalau sama dengan sebelumnya kan berarti enggak ada kemajuan. Ini yang arahan dari Bapak Kapolri, Bapak Presiden, harus ada kinerja. Ini yang sedang kita rumuskan,” jelasnya.

“Saya belum melangkah. Saya baru inventarisasi masalah-masalah yang ada di internal,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut terdapat 80 Pati TNI-Polri, 57 orang dari TNI dan 23 dari Polri. Mereka di antaranya adalah Dankodiklat Mayjen Anto Mukti Putranto, Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistiyanto, Kadiv Propam Polri Brigjen Listyo Sigit Prabowo, dan Brigjen Refri Andri yang akan menjabat Kakorlantas Polri.

 

Sumber: Kumparan

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *