KPU Soal Jabatan Ma’ruf: BNI Syariah dan Mandiri Syariah Bukan BUMN

oleh -68 views

BeritaAkurat.com – Tim hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjawab gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait jabatan cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin di Bank BNI Syariah dan Bank Mandiri Syariah.

Jabatan Ma’ruf Amin di dua bank itu sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah, dipersoalkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang perdana di MK, 14 Juni 2019 lalu.

“Tidak melanggar ketentuan harus mengundurkan diri dari jabatan BUMN karena dua bank dimaksud bukan BUMN,” kata Kuasa Hukum KPU Ali Nurdin dalam sidang lanjutan PHPU Pilpres 2019 di Gedung MK.

Sebelumnya, dalam permohonan gugatan Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan Ma’ruf tidak mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pejabat BUMN.

Tim Hukum Prabowo mendasarkan pada Pasal 227 huruf P UU Pemilu yang menyebut harus ada surat keterangan pengunduran diri dari karyawan atau pejabat BUMN ketika ditetapkan sebagai calon.

Atas dugaan pelanggaran itu, Tim Hukum Prabowo-Sandiaga menyebut pasangan calon Jokowi-Ma’ruf cacat administrasi. Itu bisa menjadi dasar bagi Mahkamah Konstitusi untuk mendiskualifikasi mereka.

Kata dia, beleid pasal itu menyatakan BUMN adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki negara melalui pernyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan.

“Dalam kasus ini, kedua bank itu tidak mendapatkan penyertaan langsung dari kekayaan negara yang dipisahkan sehingga tidak dikategorikan sebagai BUMN,” ujar dia.

Pencalonan Ma’ruf juga tidak cacat secara administrasi karena jabatannya sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah tidak masuk kategori pejabat negara. KPU merujuk pada Pasal 1 angka 15 Undang-Undang Tahun 2018 tentang Perbankan Syariah.

“Kedudukan hukum dewan syariah adalah bukan pejabat yang berbeda dengan komisaris, direksi, pejabat dan karyawan bank syariah sehingga tidak ada kewajiban bagi calon wakil presiden atas nama Ma’ruf Amin untuk mundur dari jabatannya sebagai Dewan Pengawas Syariah dari PT Bank BNI Syariah dan PT Bank Mandiri Syariah,” kata Ali.

Sumber: CNN Indonesia

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *