Kuasa Hukum Prabowo Kelelahan, MK Baru Akhiri Sidang saat Subuh

oleh -94 views

BeritaAkurat.com – Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengakhiri sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) hari ketiga yang dimulai Rabu 19 Juni 2019 pukul 09.00 WIB, saat azan Subuh berkumandang pada Kamis 20 Juni 2019 sekitar pukul 04.50.

Padahal, pihak Prabowo-Sandiaga telah berkali-kali meminta hakim mengakhiri sidang karena merasa sudah kelelahan.

“Yang mulia, saya memahami ini peradilan yang harus dipercepat, tetapi tidak berarti terlambat satu hari menyebabkan cepat itu menjadi terhalangi. Persoalannya adalah saya mulai urat-urat di kepala ini keluar,” kata salah satu kuasa hukum Prabowo-Sandiaga, Teuku Nasrullah di Gedung MK, Jakarta, Kamis 20 Juni 2019.

Nasrullah menyampaikan hal itu sekitar pukul 03.00 WIB. Ia pun sempat menyinggung meninggalnya 700 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 lalu. Nasrullah tidak mau apa yang terjadi kepada para petugas KPPS terulang di sidang MK.

“Kita sudah melihat, sudah disampaikan teman-teman dinas kesehatan, KPU juga membenarkan, ada 700 orang KPPS meninggal karena kelelahan,” kata Nasrullah.

Pernyataan Nasrullah berbanding terbalik dengan narasi yang selama ini dibangun pihak Prabowo-Sandiaga. Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 selama ini tidak menerima alasan kelelahan yang menjadi penyebab ratusan petugas KPPS meninggal. Prabowo Subianto menyerukan agar korban meninggal menjalani visum et repertum untuk menyelidiki penyebab kematian.

Menanggapi hal ini, Ketua Majelis Hakim Anwar Usman meminta pendapat dari pihak KPU dan pihak terkait, yaitu tim kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketua KPU Arief Budiman menyerahkan kepada majelis hakim terkait permintaan pemohon tersebut.

“Sebetulnya kami sudah terbiasa, sampai subuh juga enggak apa-apa, kami menyerahkan kepada yang mulia,” kata Arief.

Sementara kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf menolak permintaan yang diajukan oleh pihak Prabowo-Sandiaga.

“Ini kan soal keadilan, masing-masing kan diberi waktu satu hari. Ini pemohonnya sudah diberi waktu dua hari, ini yang harus dipahami,” kata Yusril.

Nasrullah kembali menyatakan bahwa hari ini bukan masalah keadilan, tetapi nyawa orang yang harus dipertimbangkan.

“Pagi nanti kita bisa akan sidang, dan ini kalau kita pulang sekarang sampai rumah sudah subuh,” katanya.

Namun, majelis hakim memutuskan untuk tetap melanjutkan persidangan. Setelah azan subuh berkumandang, sekitar pukul 04.50 WIB, Ketua Majelis Hakim Anwar Usman baru mengakhiri persidangan.

“Dengan demikian sidang ditutup dan selamat beristirahat,” kata Anwar Usman sambil mengetuk palu tiga kali.

Sidang ditutup setelah memeriksa 13 saksi dan 2 ahli yang diajukan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga. Sidang akan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB hari ini.

Sumber: Alinea

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *